|

Teknik aransi marching band sederhana (Bagian 1)


Oleh: Marko S Hermawan*

Sering kali ketika saya melakukan penjurian di berbagai daerah, terutama untuk Music Analysis Hornline caption, saya terkadang memberikan masukan dalam memperbaiki aransemen di alat tiup, baik itu horn maupun pianika. Banyak hal yang sepertinya harus diperbaiki dalam teknik mengaransi ini, karena yang terjadi di lapangan terkadang membuat saya ‘gregetan’ untuk membetulkannya. Di artikel sebelumnya, saya menjelaskan mengenai ‘benang merah’ saat pelatih
ingin membuat suatu paket penampilan marching band. Disini akan dijelaskan secara sederhana bagaimana aransemen yang efektif dan enak didengar.

Teori dasar

• Linear Balance
Saya memakai panduan yang diberikan oleh Prof. Gary Corcoran, seorang profesor musik dari Plymouth State University, Amerika, yang mengatakan bahwa dalam sebuah musik, terdapat 4 bagian utama berdasarkan fungsinya (Whaley, 2005):

1. Melodic Material (MM)
Ini merupakan bagian yang memainkan melodi atau materi utama. Termasuk didalamnya dalah harmonisasi pendukung melodi (MMH) yang mengikuti sepanjang permainan.
Biasanya Trumpet 1 ditemani oleh trumpet 2 dan 3, atau Baritone 1 ditemani Baritone 2, dst.

2. Countermelodic Material (CM)
Merupakan melodi kontra jalur, yang mana merupakan cerminan berbentuk melodi namun bergerak berlawanan dengan melodi itu sendiri. Biasanya Mellophone memegang peranan ini.

3. Rhythmic Harmonic Material (RHM)
Suara ini merupakan background pembentu ritme dan ciri khas dari musik tersebut.
Biasanya perkusi dan alat musik non melodic/countermelodic memegang peranan di sektor ini.

4. Sustained Harmonic Material (SHM)
Suara ini adalah lebih kepada nada-nada panjang mengiringi melodi dan pembentuk kord-kord tertentu.

Istilah diatas sebaiknya diperkenalkan juga kepada pemain, agar nantinya setiap progresi melodi dan lagu, mereka mengetahui bagian apa yang sedang mereka mainkan.
Efek dinamik, interpretasi dan volume suara akan sangat membantu apabila mereka mengerti hal-hal ini.

• Teknik Doublings (Penebalan)
Teknik
ini juga disebut teknik penebalan nada, artinya nada yang sama dimainkan oleh 2 atau lebih alat tiup atau pukul. Berfungsi untuk menguatkan melodi dan atau harmoni. Doublings biasanya melihat banyaknya alat, variasi alat dan kemampuan pemain (Bailey, 1994). Tidak ada gunanya memainkan melodi untuk 40 pemain sekaligus karena akan berdampak kerasnya melodi tanpa adanya harmonisasi. Teknik ini akan dipakai untuk aransemen pianika maupun hornline.
Dari gambar disamping bisa dilihat bahwa suara oboe 1 dan violin 2 sama, sehingga oboe men-dobel violin 2. Satu hal yang harus diperhatikan dalam teknik doublings ini adalah, apabila hendak men-dobel suara dari tipe alat yang berbeda, tuning alat tersebut harus bagus, sehingga output suara menjadi satu. Sedangkan suara Basson dan Low string berfungsi sebagai SHM, dan violin 1 sebagai harmoni pendukung
MM.

• Aransemen Pianika

Sebelum memulai aransi, ada baiknya melihat dulu kekuatan dan kemampuan pemain pianika unit anda. Sifat dan karakter alat musik ini adalah homogen, velositas (kekuatan) suara kecil, dan mudah ditiup/dimainkan oleh pelajar. Sebagai gambaran ideal jumlah pianika, biasanya terdiri dari minimal 30-40 pemain. Apabila jumlah yang dipakai, maka aransi yang bisa dilakukan adalah 2 suara sopran.

1. Sopran 1
Suara sopran 1 biasanya mereka yang memainkan MM. Namun ada baiknya mereka juga mencoba untuk bermain CM, supaya bisa berbagi dan tidak mendominasi mereka yang bermain sopran 2.

2. Sopran 2
Mereka yang bermain disini adalah bagian SHM yang mengiringi melodi, atau bisa juga MM pembentuk harmonisasi MM. Bisa beralih fungsi dengan sopran 1, menjadi melodi utama.

3. Pit Percussion
Disini terkadang letak permasalahan. Sering kali unit yang saya nilai memakai teknik doubling sopran 1 dengan bells, sepanjang lagu. Ini menyebabkan suara bells terlalu mendominasi semua lagu, apalagi jika memiliki 6-8 bells, bermain
bersamaan. Saran saya dengan bells yang cukup banyak, jadikanlah mereka sebagai RHM atau CM agar terdapat variasi melodi dan ritmitik yang indah, seperti arpeggio, chord, dll. Disarankan juga untuk menyesuaikan volume bells dengan pianika, agar tidak terlalu memekakkan telinga.

4. Perkusi / Batterie
Perkusi mempunyai andil besar terhadap tempo dan ritme dalam sebuah lagu. Sebagian besar fungsinya adalah di RHM. Perlu diperhatikan volume suara perkusi, agar tidak terlalu dominan saat pianika bermain melodi. Biasanya sang arranger perkusi akan menyesuaikan pola dan aransemen yang mendukung melodi tersebut.

Setelah menerapkan pembagian fungsi suara seperti diatas, usahakan pemain mengerti fungsi masing-masing bagian. Apabila sopran 1 bertindak sebagai MM, maka volume sopran 2 sebaiknya tidak menonjol, begitu pun sebaliknya. Disini diharapkan agar keseimbangan suara dapat terjadi. Dengan diberlakukannya ‘tugas & tanggung jawab’ dari sang arranger, maka pemain dapat menjalankan ‘kewajibannya’ memainkan lagu sesuai dengan aransemen, dengan baik dan benar. Sebagai gambaran, dibawah ini adalah contoh variasi pembagian fungsi suara untuk kelompok pianika:

Fungsi Suara Intro Verse 1 Verse 2 Reff Bridge Reff 2 / Modulasi Coda/Ending
Sopran 1 SHM MM CM MM SHM MM CM
Sopran 2 MMH SHM MM MMH SHM MMH MMH
Pit MM RHM RHM/CM CM MM CM MM/SHM
Batterie MMH - RHM RHM RHM RHM SHM

Selamat mencoba…!!

Salam,
Marbo
* Penulis adalah Staff pengajar Binus Business School & Endorser Jupiter Indonesia.

Referensi:
Bailey, Wayne, The Complete Marching Band Resource Manual, University of Pennsylvania Press, 1994
Banoe, Pono, Pengantar Pengetahuan Harmoni, Penerbit Kanisius, 2003 Whaley, Garwood., The Music Director’s Cookbook: Creative Recipes for a Successful Program, Meredith Music Publication, 1st ed, USA, 2005


Baca juga :

Related posts:

Short URL: http://trendmarching.or.id/read/?p=1148

Posted by on Apr 20 2009. Filed under News. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Recently Commented

  • iwan efendi: Masih Ingat Aku ngga….
  • iwan efendi: Mas Yayan Gimana Kabarnya Nih…..
  • Mboi: Saya bukan siapa-siapa, bukan anggota band, bukan pihak sponsor, bukan fans militan. Hanya penikmat GPMB biasa...
  • Mboi: komentar yang bijak :) saya setuju.
  • Mboi: terlepas dari pernak-pernik dan sponsor, kualitas dari skill para anggota BCK Duri utk tahun 2013 secara jujur,...
  • Benovan: mana peringkat mbbpkt?? padahal mbbpkt ikut dalam gpmb 2012….
  • Benovan: sedih…. mbbpkt tidak ikut…. :'(
  • Irwan: Tama Competition 2014 kok belum ada info lebih lanjutnya lagi ya?
  • Babay evolution: Drumband is the best,, info Repitulasi yg lengkap dan jelas. Mantap!!! Selamat untuk para pemenang,...
  • Ovta: Wah waktu deville BMBC liat mereka nih. Itu kayaknya mereka pas percussion contest BMBC harusnya juara III deh,...
  • Jojon: Waahhhh deket rumah saya nih unit ini :D Ternyata terkenal juga. Kirain sekadar ekskul sekolah aja :)
  • Fikri: ayoo insan drum band/marching band pulau sulawesi datang dan ramaikan, kita kumpul-kumpul belajar dan berlatih...
  • sewa mobil semarang: terimakaish gan saya tunggu postingan selanjutnya yg lebih baik.. hehee
  • cepot: Wah nga perlu bayar GAN, sy bersedia menampung 15GB bebas .