|

Kolom Komentar GPMB 2002

11 Januari 2003 [x] Redaksi Trendmarching
Terima Kasih atas Partisipasi anda semua dalam mengisi kolom komentar penonton GPMB-GPJB 2002.


Nama Pain

10 Januari 2003 [x]
buat Alpin IPAN Napitupulu, gua ngucapin selamat buat unit elo MB Madah Bahana UI. Emang pantas jadi juara !!!


Nama IPAN

10 Januari 2003 [x]
…o iya bener…ada ya di depan….baru baca… oke deh…c u all….live life cool… buat yg suka ngomel-ngomel: “May God have mercy on your unrest soul”…heran deh…pada suka ngomel-ngomel….hidupnya gak bahagia ya… …buat ‘u’ sayang:…..mereka-mereka disini ini lucu-lucu ya sayaaaaaaang….suka silly…coba bisa kita bawa pulang buat maen anak-anakan yaaaa….hehehe


Nama IPAN

10 Januari 2003 [x]
…kok pada tau sich mau ditutup…emangnya siapa yang bilang?…kok aku gak tau ya…


Nama buyung

10 Januari 2003 [x]
sayang sekali ya komentar penonton ini mau ditutup………….. MELALUI INI SAYA MENYAMPAIKAN RASA HORMAT PADA PAK IWAN KARENA BEGITU SABAR DAN MEMPUNYAI JIWA BESAR DALAM MENGHADAPI SEGALA TUDINGAN YANG MENGHINA BAPAK…….


Nama Iwan “Oldman” Christanto

9 Januari 2003 [x]
Sdr. MB Es Campur dan Sdr. Gunartoko Yth, Saya pikir Panitia GPMB/GPJB belum bisa untuk minta maaf maupun mengakui kekurangan/kekeliruannya apabila kasus yang sedang dipertanyakan belum dicheck. Sebagai Ketua Juri GPMB/GPJB saya rasa tidak ada salahnya kalau saya yang memberikan jawaban atau respons mengenai hal itu. paling kurang sebagai bukti tanggungjawab Dewan Juri terhadap kekeliruan yang “mungkin” terjadi. Saya katakan “mungkin” karena tentunya masih harus dicheck kebenarannya, apakah sheet yang “diterima” oleh Sdri. Anada Dewi atau sheet yang resmi diumumkan panitia yang benar. Bisa saja “kekeliruan” terjadi ditabulasi yang dibuat dikomputer kalau mereka mengambil data yang salah untuk diinput dan diprintout. Karenanya yang paling tepat dan akurat adalah meneliti kembali copy lembar penilaian setiap Juri GPJB untuk kemudian dibuat rekapitulasi ulang dan kemudian hasilnya dicocokkan dengan sheet rekapitulasi yang diumumkan pada Penutupan GPJB yang lalu. Ini adalah logika sederhana dan proses yang paling tepat untuk dijalankan daripada sekedar minta maaf untuk sesuatu yang belum jelas benar/salahnya dimana. Saya harap anda berdua mau belajar bersabar sedikit dan memberi waktu untuk kami melakukan recheck dan tidak malah “memanaskan” suasana yang tidak seharusnya panas. Seperti yang sudah saya jelaskan panjang lebar kepada Sdri. Ananda Dewi langsung, kasus ini masih “kabur” dan perlu diteliti lagi dimana letak kekeliruannya. Saya sudah katakan bahwa saya yang bertanggung jawab untuk masalah ini dan seandainya memang terjadi kekeliruan maka sudah pada tempatnya saya juga yang minta maaf sebagai bukti tanggung jawab saya sebagai Ketua Juri kepada seluruh peserta GPJB. Saya rasa kita semua tidak usah memperbesar masalah ini dan seandainya toh Kolom Komentar Penonton ini ditutup, saya sudah menyampaikan email address saya untuk bisa dihubungi setiap saat karena saya tidak akan lari dari tanggung jawab saya sebagai Ketua Juri GPJB 2002. Itu saja penjelasan saya dan semoga Saudara berdua diberi kesabaran dan bisa bersikap lebih bijak untuk tidak memperkeruh keadaan. Terima kasih.


Nama MB Es Campur

9 Januari 2003 [x]
Ditutup ? Wah,…terserah deh,…dibuka aja biar ada pelajaran dan tau kekurangannya,…jgn takut….wong panitia gpmb-gpjb cuek-cuek aja,….


Nama Gunartoko

9 Januari 2003 [x]
Wah mo ditutup yach,…. Saya lihat Bpk Iwan dan Mr Rene bukanlah panitia kan,..tetapi juri,…dan kalau bisa Panitia GPMB-GPJB segera mengeluarkanlah permintaan maap ke unit yg dirugikan karena saya lihat jawabannya sebatas penjelasan bahwa akan dicek…diperiksa…dsb,…buat aja di situsnya gpmb kan ada,…hal ini bisa meredakan masalah yg terjadi…


Nama IPAN

9 Januari 2003 [x]
…case closed deh…bosen ya lama-lama topiknya itu terus…bikin forum curhat aja yuk…yuk….yuk…


Nama Iwan “Oldman” Christanto

9 Januari 2003 [x]
Salam Sejahtera bagi semua teman-teman, Sebelum Komentar Penonton ini diakhiri oleh pengelola Trendmarching saya ingin menyampaikan kesan dan pesan akhir saya. Sebagai Ketua Juri GPMB/GPJB 2002 dan mewakili seluruh Dewan Juri 2002 saya ingin menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada anda semua. Apresiasi khusus kepada anda semua yang telah memberikan perhatian begitu besar pada legiatan MB, khususnya sehubungan dengan penyelenggaraan kejuaraan tahunan GPMB yang lalu. Setiap kritik dan komentar, apakah dibuat dengan tulus ataupun tidak, cacian dan makian, umpatan dan hujatan, dukungan dan pujian tetap kami coba untuk cerna dengan seksama, dengan besar hati dan lapang dada. Paling kurang, dengan masuknya pelbagai bentuk komentar tadi menyiratkan suatu keadaan yang positip bahwa kegiatan MB ini menarik minat dan perhatian yang besar dikalangan generasi muda penerus bangsa. Satu-satunya keadaan yang agaknya masih perlu kita benahi dan tingkatkan adalah pendewasaan dan pematangan sikap kita dalam menghadapi berbagai macam situasi dan kondisi selama dan seusai suatu kompetisi macam GPMB/GPJB kemarin. Jangan katakan bahwa saya pribadi tidak pernah kecewa dengan hasil yang diraih oleh unit dmana saya pernah terlibat. Hampir setiap tahun keikutsertaan di GPMB sejak tahun 1992 hingga 1997 membuahkan kekecewaan dan kepedihan dihati sanubari saya. Kenapa sih unit saya kalah, kenapa sih unit saya nilai ini-itunya kok rendah amat, kenapa sih juri-jurinya “kejam” nian, kenapa sih unit saya “tidak menang” padahal kerja keras telah kami kerahkan? Cukup lama saya bermenung diri dan berkontemplasi mencari jawaban yang tepat dan effektif untuk menyikapi dan menyiasati kegagalan demi kegagalan yang dialami, 7 tahun lamanya, hanya untuk mencari jawaban atas pertanyaan “kenapa” diatas. Akhirnya saya “belajar” dari semua kegagalan dan berangkat dengan suatu sikap baru dalam menghadapi suatu event kompetisi macam GPMB. Kalau kita sudah bagus, peserta lain bisa saja lebih bagus, kalau kita maju, peserta lain juga bisa lebih maju. Saya tidak pernah “membeli” ide dan pemikiran bahwa mungkin juri-jurinya telah “disuap” dan berKKN-ria dengan si pemenang. Buat saya, itu ide dan pemikiran gila, wong hanya untuk predikat juara kok sampai harus bersuap-suapan. Buat apa kita jadi “pembohong” terhadap diri kita sendiri dengan menutupi kekurangan kita hanya untuk sejenak ketika pengumuman pemenang kejuaraan? Yang terpenting, seperti yang saya baca dibeberapa posting, jadikanlah kita juara untuk diri kita sendiri, jadikanlah kita yang terbaik untuk kita sendiri. Kita semua sudah juara karena kita sudah berhasil mengatasi segala macam keletihan, kebosanan dan kejenuhan selama berlatih mempersiapkan diri menghadapai kejuaraan tersebut. Kta sudah juara karena kita bisa tampil diarena dengan segala kreasi dan menggelar suatu performance yang kalau toh belum atau tidak memuaskan penonton dan juri sudah memberikan kepuasan bagi seluruh pemain kita sendiri. Aktualisasi dan ekspresi diri kita yang begitu berharga dalam membangun masa depan kita yang nantinya menjadi bahan nostalgia bila kita sudah tidak lagi menjadi pemain menjadi pemain dan pelaku MB, pencapaian tertinggi dalam hidup kita masing-masing. Filosofi macam inilah yang seyogyanya bisa kita kembangkan didalam diri kita, disetiap sanubari pemain kita sehingga predikat juara kompetisi hanya menjadi prioritas kedua dalam keikutsertaan kita disuatu event kejuaraan . Prioritas utamanya adalah pelatihan mental, pembentukan kepribadian yang rendah hati, persahabatan yang terjalin diantara peserta kompetisi serta keberhasilan mempertunjukkan kemampuan maksimal kita terhadap semua mata yang tertuju ketika unit kita tampil. Akhir kata, sekali lagi saya pribadi menyampaikan terima kasih yang tak terhingga untuk semua yang telah saya alami. Ini mempertebal keyakinan saya bahwa suatu saat nanti kegiatan MB ditanah air akan bisa mencapai suatu tahap dimana semua peserta merasakan manfaat dari kegiatan ini. Setiap pelaku adalah pemenang untuk keberhasilannya menguasai dirinya sendiri, mengalahkan segala keletihan, kejenuhan dan “kekecewaan” karena belum berhasil meraih predikat resmi juara kompetisi. Kita semua adalah PEMENANG, WINNER OF ALL, dan THE BEST OF OURSELVES. Sampai jumpa dilain kesempatan, dan oh ya, kalau toh ada yang ingin berkomunikasi dengan saya melalui japri, inilah alamat email saya: iwanch@cbn.net.id JAYALAH MARCHING BAND INDONESIA !! Iwan “Oldman” Christanto


Nama Dewa Ananta

9 Januari 2003 [x]
yg gwe pengin denger skarang komentar panitia gpmb & GPjb. yayasan gpmb juga bolehlah, kok gak bersuara ? padahal nyang lebih bertanggung jawab untuk semua ini. mosok sieeh rene ma pak iwan terus yang komentar. buat panitia gpmb & Gpjb, ayo dong kasih tanggapan, jangan sembunyi-sembunyi aja. Ibu Lisa, sibuk pindahan kantor ya ? wah dapat duit banyak terus cari kantor baru !!!! buat pengelola trendmarching, kenapa mesti diakhiri untuk komentar ini ? nanggung lho belum nyampe ke subtansi persoalannya lho.


Nama Iwan “Oldman” Christanto

8 Januari 2003 [x]
Sdr. Ananda Dewi yang baik, Segera setelah GPJB berakhir, saya mendapat kabar dari Sdr. Imang (pengelola Trendmarching) mengenai kasus yang menimpa GSA yang tidak menerima Trophy untuk Peringkat II caption Display and Showmanship. Saya menjanjikan kepada Bung Imang bahwa saya akan segera menghubungi panitia GPMB untuk mengklarifikasi dan mempertanggungjawabkan “kesalahan” ini agar supaya unit anda memperoleh apa yang menjadi hak anda. Saya telahmencoba menghubungi panitia GPMB pada tanggal 3 Januari yang lalu dan kebetulan kantornya masih tutup (di Citraland). Kemudian saya coba hubungi Sdri. Titin dari sekretariat panitia GPMB dan memperoleh jawaban bahwa kantor panitia masih tutup dan sedang bersiap untuk pindah kantor ke Mal Ambassador di jl. Casablanca. Saya menyampaikan apa yang telah saya dengar dari Bung Imang dan mbak Titin berjanji untuk segera memeriksa kembali rekapitualsi nilai GPJB dan kalau toh memang ada kesalahan dalam menyalin lembar penilaian Juri kelembar rekapitulasi yang diumumkan secara resmi maka akan segera dibuat ralat perbaikannya dan Trophy yang salah alamat akan ditarik dan diserahkan kepada yang berhak. Sebagai Ketua Juri GPJB 2002 lalu saya memiliki tanggung jawab moril terhadap “kesalahan” non tehnis macam ini dan tentu akan mengurusnya sebagaimana mestinya. Anda tidak usah menguatirkan hal ini, saya pasti akan membantu untuk memperbaikinya. Hanya saja mungkin saya masih perlu waktu sekitar seminggu untuk menunggu panitia GPMB/GPJB menempati kantornya yang baru sehingga seluruh berkas GPMB/GPJB 2002 sudah berada disana untuk saya periksa kembali. Saya kuatir “kesalahan” ini terjadi karena writing error belaka dan saya menjamin kepada anda maupun unit yang lain bahwa hal ini samasekali tidak disengaja atau direkayasa untuk merugikan peserta. Kesalahan tulis macam ini pernah terjadi pada waktu babak Final GPMB 2002 dimana lembar penilaian salah satu peserta yang dipindahkan ke Score Board untuk checking Dewan Juri ternyata salah ambil dari babak SemiFinal. Sungguh beruntung bahwa seluruh Juri yang mencheck penilaiannya kemudian mempertanyakan kok nilainya “lain” dari yang ada dicatatan mereka. Baru kemudian diketahui bahwa lembar penilaian yang disalin ternyata “salah ambil” dari babak Semifinal dan kemudian bisa diperbaiki sebelum terlanjur diumumkan. Saya sangat menghargai kesabaran anda untuk mempertanyakan hal ini dan mohon agar anda dapat bersabar sejenak sampai saya bisa mencheck ulang di arsip panitia dan menyiapkan perbaikannya. Kalau toh anda ingin menghubungi saya secara langsung bisa saja menulis kealamat email saya yaitu : iwanch@cbn.net.id Segera setelah saya mendapatkan kebenaran dan kepastiannya saya akan menghubungi anda. Untuk itu mohon agar anda dapat memberikan alamat email ataupun sarana lain untuk bisa dihubungi dikemudian hari. Sampai disini dulu dan untuk ketidak nyamanan ini saya atas nama Panitia dan Dewan Juri GPMB/GPJB 2002 mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada anda dan unit anda. Salam hangat selalu, Iwan “Oldman” Christanto Ketua Juri GPMB/GPJB 2002 PS. Mengenai “dirampasnya” lembar penilaian anda oleh salah satu anggota panitia secara paksa saya juga mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dalam banyak hal dan kejadian masih sering ditemui orang-orang yang suka overacting dan berlebihan dalam menjalankan tugasnya. Ini akan merupakan suatu pelajaran agar dimasa mendatang tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak terpuji dan tidak pada tempatnya semacam ini. Sekali lagi, maaf atas kejadian yang sangat tidak mengenakkan ini. Terima kasih.


Nama adi YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
Sebelum komentar ini ditutup, saya mau mengucapkan SALUT kepada Tim Juri GPMB/GPJB 2002 khususnya untuk Oldman & Bigman. Saya SALUT kepada ketabahan Bapak2 dalam menghadapi hujatan orang2 yang tidak bertanggung jawab. Saya SALUT atas kerjasama Bapak2 dalam mempersiapkan Juri2 dan kerja kerasnya selama GPMB/GPJB dalm mempertahankan keobyektivitasan hasil penilaian para juri. Saya SALUT atas kesabaran bapak2 dalm menghadapi orang2 yang emosi sehingga berkata diluar batas sadarnya. Saya SALUT kepada Bapak2 dalam memperjuangkan pengembangan Marching BAND Indonesia. Saya SALUT kepada BApak2 tidak terpengaruh atas hujatan dari orang2 yang kurang ilmu dan wawasan tersebut. Saya SALUT kepada Bapak2 mau memahami karakter manusia muda Indonesia yang seperti itu. Saya SALUT kepada Bapak2 mau berpikir besar dalam menghadapi pikiran2 kerdil tersebut Semoga Bapak2 tetap mau membantu mengembangkan MB di Indonesia walupun sudah diperlakukan tidak baik oleh orang2 yang pathaetic tersebut. Saya Salut!


Nama ananda dewi lagi YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
Saya juga meminta maaf kepada rekan2 MB seluruh indonesia bukannya saya mau memperpanjang masalah ini saya sadar tidak ada manusia yg sempurna tapi mungkin rekan2 MB di indonesia tidak banyak melihat peristiwa GPJB jadi beri kesempatan saya utk mengungkapkan teka-teki peristiwa tersebut melalui tulisan saya yg dibawa ini padahal saya sudah berusaha utk tidak menulis ataupun mengkritik tapi hati ini terus memberontak, Saya terima kekalahan ini dengan jiwa yg besar, semua itu ada hikmahnya seperti kata2 oldman kegagalan itu adalah sesuatu keberhasilan yg tertunda dan juga waktu masih panjang utk berbuat yg terbaik , Thanks buat juri2 yg sudah kasih masukan buat kemajuan DB/MB. Sekali saya minta maaf kalau tulisan ini menyinggung perasaan oldman, rene Conway dan temen2 yg lainnya sangatlah tidak bijak kalau saya tidak diberi kesempatan utk mengungkapkan perasaan saya. Terima kasih, Sampai ketemu tahun depan Di GPMB/GPJB 2003 “JAYALAH MARCHING BAND INDONESIAKU”


Nama ananda Dewi YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
Dear rekan2 MB di Indonesia, Salam hormat, Terima kasih atas penjelasan pihak dewan juri di web trendmarching atas pelaksanaan GPMB/GPJB 2002 tapi ada satu hal yg perlu ingat oleh fihak panitia kejuaraan belum di karifikasinya mengenai rekap nilai yg berbeda-beda saat pelaksaan GPJB mungkin insan seluruh MB indonesia belum banyak mengetahui peristiwa tersebut itu dibuktikan belum adanya rekap nilai yg asli yg dikeluarkan panitia melalui media baik itu indomarching maupun trendmarching seperti nilai perorangan /juara per captionnya dan juga nilai2 custom dll ini bisa ada lihat sendiri di web tersebut, peristiwa ini saya alami sendiri pada saat belum diumumkan hasil tersebut saya menghadap panitia utk minta print out nilai lalu pihak memberikan saya hasil nilai tersebut baik nilai tim mapun nilai perorangan tapi pada saat pengumuman hasil tersebut banyak sekali perbedaan nilai yg saya dapat dengan hasil yg diumumkan sementara ada salah satu caption unit tersebut nilai tinggi tapi tidak dipanggil utk mengambil piala dan juga banyak sekali perbedaan nilai di perorangan dan juga custom lalu pada saat itu saya protes ke bu lisa kok banyak sekali perbedaan nilai antara print out yg saya dapat dengan hasil pengumuman para pemenang lalu di jawab bu lisa coba tanya dengan pak iwan atau rekan panitia yg lain, kebeneran ada salah satu panitia yg disamping bu lisa duduk itu berbicara agak kasar dengan saya ” kamu dapet dari mana hasil nilai tersebut lalu saya jawab ya dari panitia sendiri yg kasih ( bagian komputer ) lalu kertas print out tersebut diambil secara paksa dari tangan saya kebetulan ada reporter trendmarching juga minta print out dan saya lihat kembali hasil angka2nya juga beda, dan juga di print out tersebut ada sekitar 3 unit yg dapat pinalti tapi di rekap baik di indomarching/trendmarching tidak ada nilai pinalty tersebut sangat disayangkan pelaksaan GPMB lumayan sukses tapi di GPJB hancur berantakan dan juga sangat disayangkan ini melihatkan anak-anak SD kasihan mereka di perlakukan tidak adil, dengan mengorbankan tenaga materi yg tidak sedikit tapi hasilnya dimanipulasi sungguh sangat ironis saya sarankan pihak dewan juri melihat kembali hasil2 rekaman diantara 3 band menduduki peringkat atas bila perlu di tontonkan kepada semua insan MB, sangat ironis sekali salah satu band runer up penampilan jauh yg diharapkan dengan pemasangan conn yg salah jadi sentralnya enggak di tengah2, ada pemain yg jatuh akibat salah pasang conn, dan juga ada topi yg jatuh dan juga displaynya tidak rapi akibat pemasangan conn yg salah tapi di nyatakan oleh dengan juri sebagai runner up dan nyaris menjadi juara dengan selisih angka tipis. demikianlah tulisan saya, apabila ada kata2 yg salah saya meminta maaf. Terima kasih,


Nama Mike Tyson YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
Teman teman…lebaih baik kita memikirkan perkembangan mb kedepan daripada saling membuang energi buat berkelahi….buat yang berkelahi…sudahlah…..


Nama nadim YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
salut untuk adanya ruang komentar ini. terima kasih pengelola website trendmarching, semoga komentar komentar yang ada berguna bagi nusa dan bangsa. cie…nusa dan bangsaaaaaaaaa nadim surabaya


Nama kepikkecil YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
guys guys guys! it doesn’t funny anymore! grow up you all! stop fighting please.. better all of you prepare yourself for next competition.. prove to all that you deserve to be the best one! peace!!


Nama kepikkecil YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
guys guys guys! it doesn’t funny anymore! grow up you all! stop fighting please.. better all of you prepare yourself for next competition.. prove to all that you deserve to be the best one! peace!!


Nama Paslaluin YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
Dalam hal ini seharusnya Panitia GPMB segera turun buat klarifikasi menanggapi smua permasalahan yg terjadi berkenaan dengan pelaksanaan GPMBdan gpjb 2002 . Teman-teman STOP mengeluarkan statement yang kurang berkenaan didenger telinga ….Terima Kasih!!


Nama surya jelek YIM
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
UI Jelek, Udayana Jelek, Semen Padang Jelek, Garuda Jelek, Jawahirul Jelek, BCK jelek, SD Argentina Jelek, Asyafiah Jelek, GPMB Jelek, GPJB jelek, Juri Jelek, Panitia Jelek, Jakarta Jelek, Istora Jelek, Tukang baso di istora jelek, tukang parkir jelek, supir bis jelek, indonesia jelek, thailand jelek (menang tiger cup), mb jelek, tico tico jelek, take the a train jelek, pacar gue jelek, pokoknya semuanya jelek !!! puas ngejelekin orang? yang abis baca ini ketawa, JELEK LOE !!!


Nama BUYUNG YIM cha_ok
MSN ICQ

8 Januari 2003 [x]
buat yang gak puas dengan kep.juri serta yang gak bisa menerima kekalahan mb nya, bersabarlah kalian dan coba buktikan di gpmb 2003,tapi jangan sampai ada tuduhan tanpa bukti yang menyebutkan adanya kkn antara juri dengan mb2 yang menang. pada gpmb 2000 mbui pernah mengalami kekalahan dimana pada saat pengumanan pemenang nilai yang diambil justru nilai semifinal (disemifinal kami rank 2) padahal di final nilai kami rank 1 .tapi itu lah kep juri dan kami bisa menerima dengan lapang dada posisi runner-up. dan pada saat itu kami berjanji akan membuktikannya digpmb berikutnya.dan pada gpmb 2002 inilah janji kami terpenuhi dengan pindah devisi serta melakukan persiapan selama 1 tahun.Dan jika ada pencinta marchingband yang kurang puas dengan penampilan kami di gpmb 2002 kami mohon maaf sebesar-besarnya karna kami merupakan makhluk tuhan yang tidak sempurna..dan mudah-mudahan kami bisa memperbaikinya di gpmb berikutnya..amin!!! BUAT SEMUA UNIT MARCHINGBAND SALAM BAHAGIA UNTUK KALIAN SEMUA.DAN SEMOGA GPMB 2003 KITA BISA SAMA2 MENAMPILKAN YANG TERBAIK. …VIVA MARCHINGBAND INDONESIA… …VIVA GPMB…..


Nama adi untuk uki YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
Untuk uki yg manies…. pasti band lo nggak pernah menang kan? Soalnya ngeluh mulu…. huahuaaaaahuahuahaahahaha


Nama peace (pemain mbui) YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
hey ngapain sih pada ribut2 … lebih baik kita menyiapkan diri buat GPMB tahun depan. dan berpikir bagaimana memajukan marching band di indonesia, biar gak kalah sama DCI kalo bisa DCI yang melihat ke kita bukan kita yang ngeliat kesana kalo kalian pada ribut gmana band di indonesia mo maju…sudah lah jangan saling menghujat “kaya elit politik aja” lebih baik kita sama2 intropeksi kekurangan2 kita. dan satu lagi gue pribadi gak terlalu bangga jadi pemenang…karena dgn jadi pemenang berarti beban kita smangkin berat… nb: buat admin ..gue mo tannya fungsi media “komentar penonton ” ini buat apa sihh? buat membangun apa buat saling menghujat ? saran gue kalo bisa pesan yg isinya menghujat di apus aja..dari pada menghujat lebih baik mikirin harga yang pada naek sorry gue kayak orang2 tua…gue gak suka dgn orang2 yg lempar batu sembunyi tangan “menghujat tapi gak ketahuan siapa dia” kalo brani kasih identitas donk..


Nama Mike Tyson YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
daripada terus mencela cela, daripada terus panas panas, daripada terus mencari cari kesalahan, lebih baik mulai memperbaiki diri, mempersiapkan diri buat kejuaraan berikutnya…jangan cuma sekedar cari kemenangan di kejuaraan tapi cari kepuasan…cari pengalaman yang positif, gak selamanya kita di MB, gunakan waktu itu buat mencari pengalaman yang positif dan membangun….kita akan selalu menang kalo dapat bermain sebaik yang kita mampu…kemenangan terbesar bukan berasal dari juri tapi dari hati kita sendiri…… maaf bukan maksudnya menggurui, tapi mencoba berbagi perasaan aja…. damai buat semuanya, tunjukan bila insan marching band indonesia itu merupakan insan insan yang berkualitas….tunjukan dengan perbuatan yang positif….viva marching band indonesia….


Nama IPAN YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
…honorable man takes winning and losing in a not very different way…..obviously some of u don’t have that quality….obviously some of u put your chin high in the air when u’re winning….obviously u’re a flea who think himself as a tiger….u can be squeezed or stepped on at anytime by anybody but u are not aware of it….you’ll drown yourself in a shallow pond, Brother….. Contrary, more pathetic one, in losing situation, some of you stripped down your dignity and pride voluntarily, whining and blaming others but never looked into themselves, without being realized, accidently you reveal the truly you, a lowest form of creature who crawl in the surface of the earth…..stopped being such a pain, if you need clarification please do it in a civilized and intelligent way…. …I’m cool….peace….love u all…


Nama alumni MBUI ( U ) YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
Saluut buat Pa Iwan n Rene’….kita sebagai para alumni bangga atas kalian dan juga juri2 lainnya bukan krn sebagai alumni MBUI trus saya membela bapak b’dua tp karena memang saya pribadi cukup tau mengenai keprofesionalitas anda b’dua dalam menilai sbg juri, untuk para MB2 yg blm bisa menang pd GPMB 2002 tlg dong jaga harga diri kalian jangan krn kekalahan kalian jd menjelek2kan MB2 yg sudah menang saya menilai sbg pribadi yg netral bkn krn sbg alumni MBUI, krn saya yakin orang2 yang memang sudah lama berkecimpung di dunia MB pasti bisa mengetahui komponen2 apa yg dinilai, teknik seperti apa yg dinilai dan tidak hanya melihat dengan emosi pribadi saja seperti yg banyak menulis suara2 sumbang diforum ini seperti misal mba entjih anda sepertinya kurang memahami apa saja kritteria penilaian untuk seorang CG jg ada yg menyebutkan kl di GPMB 2002 td diperlukan teknik dan skill yg tinggi kl saya boleh menilai ANDA SALAH BESAR!!!!! apa anda sudah pernah menjadi juri GPMB sebelumnya?? sungguh sangat memalukan anda menyebutkan hal demikian krn jika memang itu yg terjadi maka sangat2 menyedihkanlah kompetisi GPMB ini dimana banyak unit2 MB yang sudah bersusah payah dalam mempersiapkan penampilan mereka di kompetisi ini, dan jg untuk mas uki sepertinya anda kurang memahami gunanya caption yg sudah diberikan oleh para juri dan sebagai informasi aja buat yg ngaku2 anak ui sepertinya anda perlu mengkoreksi omongan anda terlebih dahulu krn tdk ada anak UI yg ngomongnya asal “njeplak” dan tidak berbobot seperti anda…sbg alumni saya malu jika sampai ada orang seperti anda di almamater. Saya ucapkan SLAMAAAT BAGI PARA PEMENANG SEMOGA DITAHUN DEPAN KALIAN LEBIH BAGUS LAGI dan tunjukkan kepada para pecundang2 itu bahwa kalain pantas menang…BRAVO MBUI…BRAVO MB UDAYANA….BRAVO MB BCK DURI…MB GAFDC…MB KARANG PUTIH….dan SEMUA MB2 YG SUDAH TAMPIL DI GPMB 2002


Nama IPAN YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
….gw sangsi yg ngaku ‘pembela Adi’ itu anak UI beneran….kayaknya bukan deh….pasti propaganda…..ngaku ….anak UI gak ada yg serendah dan sebodoh itu… ….kalo emang bener berarti sebagai alumni….. gw malu…..gw minta maap buat temen-temen yang laen…


Nama MB Es Campur YIM
MSN ICQ

7 Januari 2003 [x]
Sebelumnya Maap..! Saya mau bertanya dalam hati yg paling dalam buat Mr Iwan dan Mr Rene apakah anda bener-bener memberikan nilai bener-bener dari lubuk hati yg paling dalam atau tidak atau dilandasi bahwa anda terlibat “sesuatu’ dgn unit yg main ato sebagai konsultan ato teman ato lainnya deh…? Give me your answer ! God watch all of you….! Semua harap berpikir tenang !


Nama jilbee_s YIM jilbee_s
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
Saya setuju sama IPAN. Menurut saya temen2 peserta GPMB semua adalah pemenang. Saya menyaksikannya sendiri. Toh temen2 semua adalah manusia, begitu juga dgn juri. Klo ada kekurangan & perbedaan haraplah dimaklumi . Yg benar2 dpt menilai adalah teman2 sendiri. Bagaimana usaha dan perjuangan teman2. Untuk teman2 yg dinyatakan pemenang oleh dewan juri, harap menganut filosofi padi. Semakin berisi semakin menunduk. Untuk teman2 yg blum dinyatakan sbg pemenang oleh dewan juri, kesempatan tdk hanya datang sekali. Mnrt saya kalian tetap pemenang. Untuk dapat berlaga dalam GPMB sudah mrpkan kemenangan tersendiri. Masih banyak rekan2 kalian yg belum mendapat kesempatan tersebut. Bermainlah sebaik mungkin karena kalian senang, bukan karena untuk saling mengalahkan.


Nama pembela adi “anak ui” YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
buat entjih n uki terserah dech loe pada mo bilang apa ..so yang penting band gue menang. hidup ui we are go , we are fight .we are wins … makanya bilangin band director loe kreatif donk.!!!!!! dan satu lagi kalo mo dibilang ui ngejiplak blast “adi tulisannya bener gak? ” terserah dech , yg pasti di blast gak ada sing sing so n butet ..gue setuju dgn anti nyela.. hidup kreatifitas hidup mbui insyaalloh taon depan kita ngalahin pkt…aa..aa ..aa setuju et buat udayana biarin aja para iblis2 itu berkata.. toh yang penting band anda menang…taon depan maen lagi dan menang lagi yaa kalo bisa jadi juara umum, biar mulut mereka berbusa ngomongin kita setuju


Nama molly von lexus YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
saya inget kata bapak saya.. kalo orang emosi nggak boleh ikutan emosi, nanti bisa sama2 gila.. mas adi, sabar ya.. ntar juga ketawan kok, siapa yang bener2 jago.. mas uki juga.. kalo mau, tunggu taun depan aja ya.. ‘berantem’ nya di GPMB 2003.


Nama anak marching YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
buat adi ma uki:JANGAN BRANTEM LAGI DOOONG!!!gpmb dah lewat kan….toh hasilnya ga bakal brubah…stuju bgt ma ipan,msh ada gpmb selanjutnya…jadi msh byk waktu buat latian…biar bisa jd juara…!!!!


Nama IPAN YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
…well…hope last couple of statements will clarify all….c’mon guys…I’ve saw you all on the field….ya’ll knwas how the long and winding road that you’ve been through to be able to compete for the cup…that’s why ya’ll a winner…..all have their own trophies….not in physical form but in each and every person’s heart….This is not the end…there’ll be no end….we always come back next year with better and better performance…(….Wow!!!…better stop before It sounds like chicken soup for the soul…) …and for some of you….Please stop those cheesy comments of yours!!!….it shows your lack of ability in writing… (…wonder how you got passsed elementary school….ck…ck…ck….)


Nama Iwan “Oldman” Christanto YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
Mas Uki, Terima kasih untuk pengertian anda mengenai tidak diberinya “waktu lebih” bagi anda diacara saran dan kritik seusai Semifial GPMB 2002. Bukan maksud saya untuk “mendiskriminasikan” anda dan unit anda dengan tidak mentolerir waktu yang sudah habis bagi anda. Saya HARUS melakukan hal yang sudah menjadi kesepakatan dan diumumkan sebelumnya bahwa setiap unit diberi waktu 10 menit untuk semua caption untuk mendapat masukan dan saran dari para juri caption. Kalau saya mulai memberikan toleransi bagi anda maka akan membuat preseden dan setiap unit akan minta waktu lebih sehingga aturan main yang sudah ditetapkan akan menjadi berantakan. Dengan jumlah Finalis sebanyak 15 unit maka diperhitungkan akan butuh waktu 15 x 10 menit = 150 menit atau 2.5 jam dari saat dimulai untuk unit ke-1 yaitu sekitar jam 19.30. Ini merupakan pekerjaan berat bagi semua juri yang keesokan harinya harus sudah siap untuk babak Final. Sekali lagi, maaf kalau saya terpaksa harus tetap konsisten dengan aturan yang ada dan mungkin ada baiknya lain kali anda menyiapkan teman2 pelatih lainnya sehingga waktu yang 10 menit dapat dimanfaatkan secara simultan untuk seluruh 6 caption. Terima kasih untuk pengertian anda dan saya ucapkan selamat bekerja untuk meraih hasil yang lebih baik tahun ini. Ingat dan pergunakanlah motto ini bahwa “Kegagalan hanyalah suatu Keberhasilan yang tertunda” Ini selalu saya coba terapkan dengan unit dimana saya terlibat dan akhirnya setelah menunggu 8 tahun baru bisa berhasil. Next time better and keep on the good work. Sampai jumpa lagi dan salam hangat saya buat anda dan teman-teman lain diunit anda. Iwan “Oldman” Christanto


Nama ^^Bigman^^ YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
Dalam soal Pak Iwan tidak memberi kesempatan untuk berkonsultasi dengan Juri, saya masih ingat kasus itu. Yang terjadi adalah : Setiap Unit diberikan 10 menit untuk berkonsultasi dengan Dewan Juri, dan sebelumnya disarankan agar membawa seluruh staff / pelatih untuk bicara dengan Juri dari setiap Caption agar efisien dan cepat. Dengan kasusnya Uki, hanya ada 2 pelatih yang masuk, dan mereka langsung ke Juri D & S (kalau tidak salah) dan mulai bicarakan sesuatu yang berhubungan dengan aspek teknis . . . setelah 6 menit berlalu, mereka belum mendengar komentar dan saran dari Juri D & S tentang penampilan mereka, dan belum kelihatan berniat untuk bicara dengan Juri2 yang lainnya yang lagi stand by. Pak Iwan memberi saran agar secepatnya sampai di bagian inti supaya waktunya tidak disia2kan begitu saja. Mereka berusaha, tapi dengan tinggal 4 menit lagi, ternyata tidak berhasil untuk mendapatkan masukan yang cukup dari Juri D & S, apalagi dari Juri yang lainnya. Sayangnya ada beberapa Unit yang tidak hadir sama sekali dalam Rapat Saran dan Kritik Bersama Juri, sehingga tidak mendapatkan kesempatan untuk mendengar masukan dan komentar dari Juri. Untuk masa yang akan datang, saya sarankan agar para Pelatih lebih siap dengan staf yang mencukupi untuk bertemu dengan Juri dari setiap Caption, dan apabila diberikan kesempatan untuk bertanya tentang sesuatu, agar siapkan pertanyaan yang relevan untuk penampilan yang akan datang pada esok harinya. Saya sedang menyiapkan komentar dan masukan yang cukup panjang terhadap Penjurian GPMB 2002 dari pengalaman saya, jadi dalam waktu dekat saya akan posting disini. Terima kasih, Rene’ “BIGMAN” Conway


Nama Pengaggum pak Iwan YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
dear semua. Kok pak iwan sejahat itu sih? kasian kan uki dan unitnya gak dikasih waktu buat konsultasi. buat uki : salut gwe ma elo yang ngerti dan tetep jaga emosi. Salut gwe ma elo yang memperjuangkan player-player !!! buat adi : adi emosi ya, ampe nulis kaya` gitu, tahan emosi dong


Nama uki lagi YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
buat adi lagi lo pernah juara 1 ga dah ngerasa jago ga?? dah pernah bikin lagu ga? dah pernah kalah ga? dah pernah nangis ga? dah pernah ngerasa berjuang ga? dah cukup blom waktulo di marching ? u r the loooosseeeerrrrrr!!!!!!!!!!


Nama uki YIM
MSN ICQ

6 Januari 2003 [x]
buat adi tersayang…… di kalo ngomong yg bener yah..sombong banget seh lo….emang mangnya kaya kamu aja yg skolah musik…apa sih hebatnya skolah musik kalo ga ada bakat!!!bwt yang laen sori gw ga pernah usil ma yg laen…jadi kalo ngomong rada direm deh gw jg kesel ma pa iwan ga kasih gw waktu bakal konsultasi ma juri sedangkan waktu gw mepet banget!!!bwt juri..dah bagus cuma jangan liat sapa pelatihnya..tp liat playernya dilapangan.. mereka bermain mati matian walo kadang ga maksimal menurut juri, tapi mereka dah berusaha semampu mereka.. Band kami memang turun pringkat dan ga juara..tp mereka ada juara buat mereka sendiri….yang dah susah payah lat korban sana/ni…kita harus hargain itu…jangan liat juri mulu juga deh….mereka selalu bakal berpatokan yang idealnya…itu pasti…harusnya….harusnya dan harusnya…..itu pasti..jadi kita harus bilang bahwa band kita ada juara buat kita sendiri…inget bukan coach or juri yang bertanding,, TAPI PLAYER YANG BERTANDING!!!!!!!!!buat smua player di INDONESIA setiap kejuaraan kalian adalah pemenang buat kalian sendiri!!!!dan band kalian….perjuangan kalian ga sia sia…trus berlatih dan jadilah juara buat kalian ndiri.bukatikan bahwa kalian adalah seorang marching band sejati!!!!!!!VIVA PALYER MARCHING BAND DI INDONESIAAAAA!! buat pak iwan.. saya yang bapak suruh keluar waktu mo konsultasi dengan juri abis semi final, tapi kami ga marah kok….kami ngerti keadaan pa iwan….walo pak iwan bilang kami ga manfaatkan waktu buat konsultasi, kami dah usaha… gpp….sampai ketemu lagi di gpmb2003.. kita lihat kejutan apa lagi yang kami bawa…. tunggu yah…. bye


Nama SamsaraLink YIM
MSN ICQ

5 Januari 2003 [x]
berbenah lah utk taon depan panitia gpmb-gpjb semua sayang sama kalian kok dan keuntungan penyelenggaraan ditabung buat promosi taon depan jgn dimakan sendiri ya…


Nama top YIM
MSN ICQ

5 Januari 2003 [x]
pak iwan emang t o p ! hebat ueyyy !!!


Nama Alpin YIM
MSN ICQ

5 Januari 2003 [x]
Pak Iwan, memang Bijak Selamat buat GPMBnya kemarin Selamat Tahun Baru Pak Iwan Alpin Napitupulu JMC2002


Nama Iwan “Oldman” Christanto YIM
MSN ICQ

5 Januari 2003 [x]
Teman-teman Komunitas MB ditanah air. Seusai GPMB XVIII – 2002 yang lalu, saya selalu menyempatkan untuk membaca berbagai komentar yang diposting di Trendmarching, paling kurang sebagai masukan yang berharga untuk dipelajari sebagai bahan intropspeksi dan meningkatkan kinerja para juri yang akan datang. Beberapa posting bersifat sekenanya saja dan bahkan ada kecenderungan untuk memberi pernyataan sekenanya dan tidak relevan untuk ditanggapi karena hanya menyuarakan kekecewaan karena unit yang dijagokannya belum berhasil menang. Namun ada juga posting yang lebih rasionil dengan acuan yang cukup berharga untuk disimak dan ditanggapi secara baik. Beberapa posting yang ingin saya tanggapi saya rinci sebagai berikut : Akank : Kritik dan saran anda cukup rasionil mengenai kebutuhan dan manfaat dari POS (Point Of Show) sebagai referensi untuk perbaikan diwaktu yang akan datang bagi suatu unit. Apabila setiap unit kontestan mau sedikit kritis maka POS yang dimaksud sudah terkandung didalam lembar penilaian dan ROP (Range Of Points) yang tertera dibalik setiap lembar penilaian dari masing-masing Caption/Mata Lomba. ROP ini yang seharusnya menjadi acuan bagi setiap pelatih dari caption yang bersangkutan untuk menelaah dan meneliti serta membandingkan nilai perolehan unitnya dengan nilai sempurna yang ada di ROP tersebut. Dari situ bisa dipelajari sudah sampai dimana pencapaian unitnya terhadap mata lomba tadi sehingga untuk tahun mendatang bisa disempurnakan searah dengan acuan penilaian setiap mata lomba. Namun demikian pemikiran anda untuk menggunakan semacam acuan demi suatu perbaikan penyempurnaan patut dihargai sebagai suatu masukan yang berharga dimana kaidah “belajar dari kekurangan/kelemahan” menjadi suatu metoda yang akan jauh lebih bermanfaat daripada selalu protes, menyalahkan pihak lain atau bahkan menghujat Dewan Juri ibarat “Si Pincang yang menyalahkan lantai yang diinjaknya bergelombang” Terima kasih kepada Sdr. Akank atas perhatiannya terhadap perkembangan dan pengembangan aktivitas MB ditanah air tercinta ini. Semoga anda mau lebih terlibat dalam pengembangan kegiatan MB ditanah air, paling kurang dengan masukan dan usulannya, sekali lagi terima kasih. Entjih Suhaeni : Komentar anda yang terlalu tendensius dan apriori terhadap ex MB PKT serta Rene dan Andy dengan Bandmaster kurang relevan untuk dipermasalahkan, terlebih dengan note anda untuk melaporkan mereka ke Imigrasi? Apakah anda berpikir bahwa mereka berdua tidak memiliki KITAS dan Working Permit masing-masing? Yang paling utama dalam hal ini adalah bahwa setiap juri yang ditunjuk tanpa mempersoalkan asal dan keterkaitannya dengan pihak manapun bisa melakukan tugasnya masing-masing sesuai dengan Standard Of Procedure (SOP) yang diberlakukan bagi semua dan setiap juri tanpa kecuali. Sangat setuju dengan pendapat anda bahwa “Seorang pemain yang baik belum tentu juga bisa menjadi juri yang baik” Oleh karenanya setiap juri yang akan bertugas telah dilatih dan dibimbing untuk bisa menggunakan “Range Of Points” yang ada disetiap lembar penilaian dari setiap caption yang dilombakan. Manfaat dari ROP ini bukan saja menjadi semacam tolok ukur penilaian bagi seorang juri tapi juga bagi setiap kontestan yang menginginkan suatu perbaikan bagi unitnya dimasa mendatang. Untuk diketahui bahwa penilaian atas suatu caption terdiri dari beberapa subcaption yang nantinya menjadikan suatu resultante dari suatu nilai caption. Misalnya saja nilai untuk colourguard yang anda keluhkan kenapa MB X bisa menduduki peringkat lebih tinggi dibandingkan MB Y. Subcaption dari penilaian CG terdiri dari : Komposisi Program : Bentuk, Gerak dan Peralatan 1. Konstruksi 2. Integrasi 3. Musikalitas 4. Keaneka-ragaman / Variasi 5. Pemanfaatan Bentuk, Gerak dan Peralatan Kesempurnaan : Bentuk, Gerakan dan Peralatan 1. Tehnik 2. Ketepatan Waktu / Timing 3. Penempatan Posisi 4. Tata Laksana / Eksekusi 5. Pola Bentuk Disini anda bisa menyimak sub-unsur apa saja yang kemudian nantinya secara bersama-sama tergabung menjadi nilai akhir dari caption CG ini. Faktor kesulitan yang tinggi namun tidak diikuti dengan timing, penempatan posisi/keseragaman gerak dan eksekusi yang baik belum tentu menghasilkan nilai yang lebih tinggi. Kemudian mengenai mutu MB P yang anda keluhkan SEHARUSNYA lebih baik dari MB Q. Para Juri yang bertugas memiliki kriteria penilaian yang seragam yang diambil dari ROP setiap caption sehingga nantinya Nilai Total Akhir dari suatu unit merupakan penjumlahan dari 6 Caption/Mata Lomba yaitu MM. DS, MAHL, MAPL, GE dan CG. Setiap Caption memiliki ROP nya masing-masing, misalnya untuk MAHL terdiri dari: MUTU TEHNIK : 1. Keseragaman & Tehnik Penyajian 2. Penguasaan Tehnis 3. Ketepatan Waktu & Irama 4. Mutu, Kejernihan Suara dan Dinamika 5. Pengendalian dan Ketepatan Nada PENGUASAAN MUSIK : 1. Phrasing 2. Ekspresi, Style & Langgam Suara (Harmoni) 3. Komunikasi 4. Keterlibatan 5. Aransemen Dengan demikian maka suatu unit yang menampilkan hanya “power” dan unsur keras sepanjang penampilannya semata-mata tanpa memperhatikan faktor irama, tuning, dinamika, harmoni dan lain-lainnya sudah barang tentu tidak bisa memperoleh penilaian seperti yang diharapkan. Pernyataan anda bahwa saya tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengenai MB seperti yang anda miliki dimana anda memiliki keahlian khusus untuk CG, mungkin benar mungkin pula tidak. Quote: Tapi ya gimana nggak didekte wong anda nggak punya kemampuan dan pengalaman di MB jadi ketua jury ya didekte. ———————————————————————————————– Benar, bahwa saya tidak pernah tergabung disuatu unit MB sebagai pemain maupun pelatih. Salah, oleh karena selama ini saya masih menjabat sebagai Technical Coordinator dari suatu unit MB dan bahkan sejak tahun 1992 saya yang merancang Show Concept untuk MB tersebut bahkan mendesign untuk seluruh properties, flags serta pernik peralatan pagelaran lainnya yang dipergunakan oleh MB tersebut di GPMB sejak tahun 1992 sampai dengan tahun 2000 kemarin. Karenanya terpulang kepada anda untuk menilai saya mampu atau tidak sebagai Ketua Juri GPMB 2002, itu hak pribadi anda untuk menilai yang belum tentu sama dengan penilaian orang lain. Sebagai Ketua Juri saya tidak ikut menilai akan tetapi mengawasi dan memonitor bahwa setiap juri yang ditunjuk telah melakukan tugasnya dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penilaian dari setiap caption dan tidak menyimpang dari ROP captionnya masing-masing. Terima kasih pula untuk “keprihatinan” anda yang menyatakan bahwa kuatir saya “di-dikte” ataupun dipengaruhi oleh baik Rene maupun Andy yang nyatanya tidak demikian adanya. Saya memiliki integritas dan kredibilitas yang “cukup” untuk mampu mandiri bahkan bisa membedakan hal apa yang dapat ditolerir dan mana yang perlu dioverule sehingga setiap juri yang bertugas bisa menjalankan fungsi dan perannya masing-masing secara baik dan benar, obyektif dan tidak memihak. Saya tidak ingin mengaitkan komposisi juri GPMB 2002 dengan “kasus HB Cup” seperti yang anda sebutkan karena saya tidak hadir di HBCup yang dimaksud sedangkan seleksi dan komposisi juri GPMB 2002 memang tidak dibuat seperti yang anda kuatirkan atau keluhkan namun ditinjau dari segi kemampuan dan non-existance dengan unit yang bertanding di GPMB 2002 kemarin. Merupakan suatu keadaan yang cukup sulit untuk memilih/menentukan juri yang unitnya tidak ikut bertanding di GPMB 2002 kemarin. Dan kebetulan karena MB PKT dan MB GTC tidak berpartisipasi maka beberapa personilnya disertakan didalam komposisi juri. Tahun ini di GPMB 2003 akan menjadi keadaan yang cukup sulit untuk mendapatkan juri yang betul-betul “bebas” dari “keterkaitan” dengan suatu unit yang bertanding apabila PKT, GTC, Tarki, PSUMB dan unit lainnya yang kebetulan absen di GPMB 2002 kemarin mungkin akan kembali berpartisipasi di GPMB 2003. Besar kemungkinan di GPMB 2003 nanti beberapa juri toh akan memiliki “keterlibatan” meskipun hanya secara “moral” dengan suatu unit tertentu. Namun demikian, dengan kontrol yang ketat dan juga pengawasan yang melekat disetiap caption maka kekuatiran akan terjadinya suatu kolusi, ketidak adilan dan ketidak obyektifan akan bisa dihindari dan dieliminir. Terlepas dari semua kekuatiran dan keluhan yang anda sampaikan saya tetap berterima kasih kepada anda atas perhatian dan keprihatinan anda untuk menulis kritikan anda meskipun dalam beberapa hal anda tidak mengevaluasinya secara benar dan hanya berpijak pada subyektivitas anda belaka. Semoga penjelasan yang saya sampaikan diatas dapat bermanfaat bagi kita semua. Ari : Para juri yang bertugas kemarin tidak memberikan penilaian berdasarkan referensi yang “menyerupai” unit tertentu meskipun yang bersangkutan pernah atau masih terlibat diunit tersebut namun menggunakan acuan ROP seperti yang saya sebutkan diatas. Terima kasih untuk tanggapan dan usulan anda mengenai “MB Favorit” yang diusulkan untuk melibatkan para penonton untuk memilihnya. Hal ini akan menjadi persoalan yang cukup sulit nantinya karena MB yang memiliki pendukung yang banyak sudah barang tentu akan mendapatkan “nilai favorit” yang lebih banyak/besar dari unit lainnya. Sebagai contoh sederhana saja, unit yang dari luar Jakarta tentu tidak bisa mendatangkan seluruh pendukungnya dan besar kemungkinan akan memperoleh nilai yang minim. Oleh karenanya perlu dipikirkan kembali metoda yang mungkin bisa digunakan untuk menentukan MB Favorit seperti yang anda sarankan dan idamkan. Kuripan : Saran anda untuk menyebar-luaskan dan mensosialisasikan mengenai caption yang akan dinilai beserta standar penilaian dari masing-masing caption pernah dibahas dan diusulkan dalam salah satu topik diforum ini. Bila kita semua mau teliti dan concern mengenai usaha untuk meningkatkan kemampuan unit kita sebenarnya seminar ataupun sosialisasi mengenai hal itu agak kurang relevan lagi untuk dipermasalahkan. Mengapa demikian, oleh karena setiap unit pasti akan memperoleh kembali lembar penilaian asli yang dibuat oleh para juri masing-masing caption dari Panitia GPMB seusainya kompetisi GPMB. Seperti yang telah sering disebutkan dan diberitahkan maka disetiap lembar penilaian setiap caption terdapat susunan Range Of Points (ROP) yang berisikan arti setiap nilai dan target pencapaiannya untuk memperoleh nilai tertentu sesuai ROP termaksud. Sebagai contoh : Caption Display and Showmanship : Nilai maksimal 20 yang terdiri dari 2 bagian Subcaption serta unsur-unsurnya: Konsep Pagelaran : Subtotal Nilai 10 1. Koordinasi 2. Interpretasi & Penegasan 3. Artistik 4. Integrasi 5. Kontinuitas 6. Kreativitas & Imajinasi 7. Klimaks 8. Dampak Keseragaman Efek Showmanship : Subtotal Nilai 10 , Total nilai Display & Showmanship 20 1. Keterlibatan 2. Komunikasi 3. Intensitas / Bobot 4. Efek Emosional 5. Semangat 6. Profesionalisme Ringkasnya, perolehan nilai di caption Display & Showmanship ditentukan oleh penampilan atau pencapaian unit sesuai dengan kriteria pencapaian angka/nilai 1.1 – 3.0, 3.1 – 5.0, 5.1 – 7.0, 7.1 – 9.0 lalu yang tertinggi 9.1 – 10.0 untuk setiap Subcaption, masing-masing untuk Konsep Pagelaran 10 dan Efek Showmanship 10 Demikian penjelasan mengenai standar penilaian di GPMB yang dicontohkan dengan Caption Display & Showmanship diatas. Kemudian untuk pelaksanaan Pembinaan terhadap unit-unit MB silahkan anda menghubungi Panitia GPMB atau Yayasan GPMB karena saya tidak berkompeten untuk menanggapi hal ini karena diluar wewenang saya. Lalu, mengenai keinginan anda untuk melakukan reformasi Ketua Juri supaya ada “pembaharuan” (saya mungkin terlalu bodoh untuk dapat menangkap arti pembaharuan yang anda maksudkan disini) Silahkan anda mengusulkan hal ini kepada Panitia GPMB yang akan datang, keinginan itu sah-sah saja karena dalam hal ini saya tidak pernah minta untuk ditunjuk sebagai Ketua Juri di GPMB 2002 yang lalu. Adalah Panitia GPMB yang meminta kesediaan saya dan Rene untuk mengkoordinir Dewan Juri GPMB 2002 dengan tugas utama untuk mengawasi dan memantau bahwa setiap juri yang ditugaskan telah melakukan pekerjaannya dengan baik, obyektif, tidak memihak berlandaskan asas profesionalisme. Itu saja tanggapan saya untuk Sdr, Kuripan, semoga anda bisa mengerti dengan baik penjelasan saya diatas. Demikian tanggapan saya atas beberapa keluhan dan kritikan yang saya baca di Trendmarching. Untuk diketahui kami yang tergabung di dewan juri GPMB 2002 tidak mengidamkan suatu pujian ataupun sanjungan atas keterlibatan kami dikegiatan MB, khususnya di GPMB 2002 tapi lebih karena terdorong keinginan yang besar serta idealisme untuk membantu perkembangan dan pengembangan kegiatan MB ditanah air. Terima kasih. Iwan “Oldman” Christanto Ketua Juri GPMB XVIII – 2002


Nama Kuripan YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
Dear Rekan-rekan semua, Saran BUat Panitia GPMB, Ketua dewan juri, wakil dewan juri dll : Udah sewajibnya kalau saya nilai fihak panitia GPMB mengadakan seminar2 ttg caption2 yg akan dinilai kepada para insan2 marching band di indonesia biar semuanya jelas dan tidak ada lagi perbedaan2 yg mendasar seperti penilaian Mm, DS, AHL, AFL, CG, GE misalnya mengenai standar penilaian contoh: kalau MM nya mendapat point 8 MB tersebut harus memenuhi kreteria A,b,c dll begitu juga caption2 lainnya , hal inilah yg tidak pernah dilakukan oleh pihak penyelenggara maupun ketua & wakil dewan juri itu harus diakuin dan diterima oleh pihak penyelenggara atas kelemahan2 tersebut jgn kepala batu terus, cobalah semua para insan Marching Band diajak bicara dalam hal memutuskan sesuatu biar semuanya enak jgn merasa sok tahu dan maunya menang sendiri, manusia itu tidak ada yg sempurna . Saran ke 2 selama ini Pihak penyelenggara tidak pernah melakukan pembinaan terhadap MB di indonesia contohnya: mengadakan seminar ttg MB dll yg dilakukan hanyalah mengadakan kejuaraan istilah kata cuma mencari untung percuma dong ada visi dan misi GPMBmyg salah satu katanya mengadakan pembinaan terhadap MB di indonesia. Cuma itu saja saran dari saya semoga GPMB tahun depan lebih baik lagi bila perlu ketua dewan jurinya di reformasi biar ada suasana pembaruan, thanks


Nama Marching Band Es Campur YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
Sudahlah kalo ndak mau dirugikan ndak usah ikut kejuaraan apapun, ikut concert band aja ikut tari-tarian, ikut dance dsb. Kasian banget abis kagak ada yg mau berkaca….


Nama Miriam YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
Ngapain sih pada ngomel nggak ada juntrungannya? masih ada taun depan. Daripada mengumbar emosi gak jelas mendingan mulai latian yang bener. Lebih berguna tau..!! Buat mbak entjih, silahkan tunjukkan di GPMB 2003 kalau anda merasa bisa lebih baik dari COG MBUI.. Buat mas Bobay, silahkan juga mulai menggodok konsep untuk menghadapi MBUI tahun depan (mudah2an MBUI masih ikutan GPMB thn depan). Tunjukkin dong kalo anda2 yang mencela juara2 itu bisa melakukan lebih baik. Saya akan tunggu di GPMB akhir tahun ini.. Buat mbak entjih atau mas bobay. Kalo boleh tahu, anda berdua dari unit mana..?


Nama ceepox YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
…heii..halo..kalian semua…..keep cool lah guys….udahlah..semua udah berakhir….jangan pada ngumbar emosi gitu dong ntar jadi … *buat sang kritikus2 : “Gue tau niat lo2 pada baek tapi tolong, pergunakan bahasa yang halus dan sopan.. *buat sang pemenang : “Gue tau unit lo2 pada layak buat jadi juara…jadi tetep PD dong…biar apa kata org,yg penting JUARA MAN!!!…anggap kritikan membangun itu sebagai cambuk dan anggap kritikan menghujat sebagai SAMPAH yang langsung aja dibuang….OK …Sabar ya semua….


Nama Gea YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
Tanks om Iwan Oldman yang oks banget mbuat tim juri di GPMB ini. Salut ! Hidup Indonesia !!! keeppppp deh persatuan dan kesatuan !!!


Nama henry YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
terima kasih kepada pengelola trendmarching yang sudah menyediakan ruangan ini untuk memberi fasilitas penonton gpmb berkomentar. sedikit saya ingin memberikan komentar dari apa yang saya lihat di GPMB kemarin. Saya menonton pertandingan dari babak penyisihan hingga babak final, jadi tidak ada band yang saya lewatkan. Saya bangga sekali dan salut kepada band band yang tampil pada saat itu. kemajuan yang hebat saya lihat dengan band band yang tampil. Keinginan saya waktu itu adalah mengamati dan sedikit memberikan penilaian sendiri pada band band yang tampil, maka saya usahakan untuk “seobjektif” menurut saya sendiri. Beberapa saya memang mengenal nama-nama juri yang dipercaya untuk “bertanggung jawab” memberikan penilaian pada band peserta. saya melihat banyak orang muda yang ada. Tadinya saya ragu pada kemampuan mereka, karena jam terbang mereka masih sedikit. Dari catatan penilaian yang saya buat dan objektif menurut saya, setelah saya cocokkan dengan hasil yang dikeluarkan oleh dewan juri, ternyata banyak perbedaan. Saya tidak mempermasalahkan itu. Mungkin dikarenakan sudut pandang yang berbeda antara saya (penonton) dan juri yang sudah mendapatkan melakukan diskusi diskusi sebelumnya dnegan juri juri yang lain mengenai standarisasi penilaian. Secara pribadi saya menghargai hal itu. Persoalannya adalah mengenai standarisasi yang memang masih perlu di diskusikan lebih lanjut kemudian. Saya melihat bahwa SAVE PlAY itu lebih baik di GPMB kemarin, dan skill maupun drill tidak diperlukan banyak untuk menjadi juara di GPMB. Bisa jadi ini menjadi catatan buat peserta GPMB yang akan datang, tidak perlu melakukan teknis yang sulit, lagu sulit, display sulit untuk mendapatkan juara, tapi bagaimana band band itu bisa bermain baik, rapi dan merata. Lewat ini saya mengucapkan selamat buat peserta dan para juara GPMB. terima kasih


Nama adi lagi YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
pesan yang di bawah KHUSUS buat ENTJIH SUHAENI dan BOBAY


Nama adi YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
Buat yang nyela…. Pada Sekolah Musik Nggak? Pada sekolah Seni nggaK? Punya ilmu yg luas nggak? Wawasan lu seberapa sih? Pernah bikin lagu nggak? Pernah MENANG nggak lagu lu? Pernah MENANG nggak band lu? Guru lu siapa sih? Orang tua lu siapa sih? Kasian amat lu… Tau ngaak… u r a LOOOOOOOOOOOOSSSSSSEEEEEEERRRRR!!!!!!!!


Nama dinore YIM
MSN ICQ

4 Januari 2003 [x]
Salut for panitia GPMB! kritikan mah biasa ! hayo maju terus.. kita para peserta udah gak sabar nunggu GPMB 2003 ps : cuma taon depan pemain boleh nonton gratis yaahh


Nama IPAN YIM
MSN ICQ

3 Januari 2003 [x]
Congrats for the winner…..for the not-winner hope u get better for next year….and for all of you who are not satisfied, STOP WHINING!!,S STOP COMPLAINING!!! ya’ll sounds like a SISSY….if you have to be a loser then be a good one….don’t be a PATHETIC LOSER!!! ….HUMAN RACE ARE ASHAMED OF YOU….


Nama anak mb YIM zano_01
MSN ICQ

3 Januari 2003 [x]
Congratulations buat anak UI n UNUD yg emang udh susah payah berjuang untuk GPMB…mereka emang pantes untuk dapet JUARAAAAAA….buat yg pada protes krn kemenangan MBUI dan MB UNUD yaa harusnya kalian sadar diri dulu apa memang kalian mampu atau tidak untuk memberikan penampilan sebaik mereka…biasanya orang yang suka mencela-cela hasil pekerjaan orang karena mereka tidak mampu tampil sebaik MB2 tsb makanya orang2 itu hanya bisa mencela dan mencaci maki saja itu disebabkan oleh karena ketidakmampuan mereka…..jadi saran saya adalah kalian sebaiknya berkaca dulu dan sadari kemampuan kalian sebelum kalian mencela-cela hasil kerja keras orang lain…..orang yang tidak mampu biasanya memang bisanya hanya berkoar-koar tentang keburukan orang lain ( terutama untuk yang telah mencela COLOR GUARD MBUI kayanya elu tuh sirik banget yaa….pasti lu ga mampu kan tampil sebaik mereka jadi bisanya cuma nyela-nyela aja…..kasian bgt sich….!!!!!! ) So, buat para JUARA2 GPMB taun ini tetap semangat n jangan pedulikan omong-omongan sumbang yang ada…kalian memang pantas MENAAAAAAAANG…….


Nama ari YIM
MSN ICQ

2 Januari 2003 [x]
haloowww… saya sering ngeliatin MB2 di GPMB,ternyata banyak ya MB2 baru dr daerah yang kwalitasnya ga kalah jauh dgn MB2 kota2 besar….tapi knapa ya kok mreka2 jarang dpt perhatian dr web2 marching indonesia?hny band2 kota yg sering diulas… byk bgt pro kontra mengenai penjurian kali ini…menurut saya,apa gak sebaiknya GPMB besok ngambil juri dari orang2 marching juga tapi “tidak” menjadi pelatih dr unit MB lain?walopun unit mrk sedang tidak ikut,tp scr ga langsung mereka mungkin akan memberi penilaian yang sesuai dengan selera mereka yg tentu aja menyerupai permainan unit mrk.marching kan ga hanya untuk lagu2 keras dan menghentak spt yg di DCI2 itu.marching kan juga harus meng ‘entertain’ penonton dengan kualitas music dan guard yg nyatu.. untuk marching band favorit,saya setuju banget dg itu…band yg baik bukan hanya dinilai berdasarkan angka2 semata,tapi yang paling menentukan adalah penilaian penonton!!tentu saja unit yg digemari penonton memiliki keunggulan yang jauh diatas band yang memiliki nilai tinggi… mudah2an kjadian ini ga akan terulang lg di event2 selanjutnya..bravo MB!!!


Nama pak B YIM –
MSN – ICQ –

2 Januari 2003 [x]
selamat buat buat madah bahana & udayana .terlepas dari semua pro kontra kalian memang pantas menjadi yang terbaik untuk kali ini. selamat juga untuk mb uii yang (menurut saya sih)nyaris jadi juara. untuk para pengkritik, tolong ditunjukkan lewat karya anda,entah sebagai player maupun coach . kita harusnya sadar, nggak ada didunia ini yang sempurna. trus untuk juri jangan diambilkan dari band master saja. untuk panitia mungkin bisa mencermati masalah penjurian ini


Nama Pian Radi YIM pian_radian
MSN ICQ

2 Januari 2003 [x]
Saya kemarin jadi pemain, tapi masih boleh komen kan? Mo kenal dong sama yang namanya “Akang” Saya ingin menjajaki kemungkinan untuk berdiskusi dengan saudara “Akang” email saya pian_radian@yahoo.com


Nama entjih suhaeni YIM
MSN ICQ

2 Januari 2003 [x]
HASIL PENILAIAN JURI GPMB XVIII TAHUN 2002 SANGAT MENGEJUTKAN : Dari judul diatas, maka kami menengok siapa-siapa juri GPMB ? Masyalallah …….. ternyata kasus HB CUP terulang lagi. Coba kawan-2 lihat jajaran jury GPMB XVIII hampir semuanya ex MB PKT atau Band Master-nya Tuan Rene Bigman dan Andy (sebagai catatan untuk laporan kami kepada Imigrasi nanti). Kami tidak melecehkan mereka sebagai pemain, tetapi kedewasaan analisa jury harus dipertimbangkan. Seorang pemain baik, belon tentu sebagai jury yang baik. Contoh : Colour Guard Madah Bahana kalo kita sama-sama simak koq bisa Juara II sedangkan Konsep diantara lagu2 yg ditampilkan, 2 lagu dengan gerakan colour guardnya nyaris sama ditambah dengan faktor kesulitan yang minim. Saya bukan sok tau tapi ini kenyataan lho! Kebetulan saya orang colour guard. Perbedaan yang sangat mencolok banget dengan Garuda yang inovativ. Menurut saya sech MB Padang pantas mendampingi Garuda. Juga mutu MB Bina Caraka kalo dibandingkan Jawahirul Hikmah Tulung Agung itu ya… jauh. Tapi koq justru MB BC tersingkir. Ngenes bener …. Gimana sih Oldman koq kesan kami anda didekte ama bule-bule itu. Tapi ya gimana nggak didekte wong anda nggak punya kemampuan dan pengalaman di MB jadi ketua jury ya didekte. Bisa-bisa nanti GPMB y.a.d. tidak menonjolkan tehnik tapi semua mencontoh bikin pernik-pernik visual yang nggak nyambung asal rame untuk menutupi kelemahan mereka seperti Jawahirul Hikmah Tulung Agung. DISINI JURY KEBANYAKAN KETIPU. MAKA KALO MILIH JURY YANG UDAH MEMILIKI KEDEWASAAN ANALITIS BUKAN HANYA DIREKOMENDASI ORANG YANG MAMPU BERMAIN TAPI TIDAK MAMPU MENGANALISA. Pak OLDMAN jangan berfikir gegabah. Coba berfikir sendiri dengan logika sendiri jangan didekte gitu !!!!!!!! Mikir donk ommmmmmm…………… masak hampir semua dari ex PKT (Band Master) inget kasus HB Cup nggak om?.


Nama ANTI NYELA!!! YIM
MSN ICQ

2 Januari 2003 [x]
Sebelumnya mau ngucapin selamat atas keberhasilan UI yang menang di GPMB. Yo go, guysss!!!! Buat Udayana: Kalian memang OKEEEEEE!!!!! Lainnya lagi, mau komentarin komentar orang-orang dikit. Hampir semua komentar menyiratkan satu hal, bahwa UI dan Udayana tidak pantas menang. Dibilang kalo UI itu menjiplaklah dan Udayana memanfaatkan momen daerahnya. Apa iya Tahukah kalian semua, bahwa tidak ada satupun yang murni baru di dunia ini Tahukan kalian semua bahwa 80% dari suatu karya adalah hasil tiruan dari karya yang lain?? Kalau kalian mau jujur pada diri sendiri, tidak ada satupun dari apa yang ditampilkan oleh unit unit itu murni karya mereka sendiri. Pasti comot dari sana dan sini. Dari DCI, mengambil lagu yang sudah ada untuk di aransemen ulang, dll. Apa itu salah TIDAK SAUDARA-SAUDARA. Kenapa? karena yang namanya manusia, itu pasti terkena infulence dari lingkungannya. Dari apa yang diliat, di baca dan lain-lain. Tapi kenapa UI di cerca?? KARENA MEREKA MENANG!! Jadi, tolong yah, yang mencerca itu, mikir dikit dong. Jangan cuma mencela aja. Kalau anda orang marching band, mestinya anda bisa menilai hal-hal yang berkaitan dengan tiru meniru itu dengan baik. Memangnya anda pernah bikin sesuatu yang murni hasil kalian?? Saya yakin tidak. Dan kalo kalian tetep nuduh UI menang karena plagiat, kenapa kalian ngga tiru juga apa yang ada di Blast itu, biar bisa menang juga?? UI menang karena bisa menunjukkan diri yang terbaik. Buat Udayana juga, apa salah dia memanfaatkan momen? Kenapa unit lain ngga memanfaatkan momen lain juga? Tuh ada tragedi di tanjung priok yang sampai sekarang belum juga jelas, dan kayaknya di negara kita yang namanya tragedi itu gak pernah kehabisan deh. jadi JANGAN CUMA BISA NYELA AJA YAH Buat unit-unit yang lain: BRAVO!!! You guys are still the best!!!!!!


Nama akank YIM qkank
MSN ICQ

2 Januari 2003 [x]
Usai sudah GPMB 2002, yg tersisa hanya sampah dan sumpah serapah ‘memuji’ juri dengan caci-maki.Bagaimana kalau di-usulkan kepada Panitia GPMB 2002 (yg mudah2an belum bubar) untuk ‘menerbitkan’ semacam POS (point of show) yg mengulas tentang catatan prestasi & evaluasi peserta & pemenang final GPMB 2002.Karena GPMB harus konsisten dan tetap bertanggungjawab dg misinya yaitu : pembinaan MB di Indonesia!,Tidak lantas GPMB usai-kemudian membawa penfasiran macam2 ttg penampilan peserta/pemenang GPMB baik dari peminat MB maupun peserta GPMB sendiri.Kalau cukup berani & bijaksana Panitia dapat menerbitkan POS itu kepada publik MB atau kalau masih takut gunjingan & intrik ini-itu setidaknya Panitia bisa memberikan POS hanya kepada peserta/finalis GPMB. Alih-alih semacam ‘raport’ tahunan / certificate bagi MB finalis GPMB. Dengan POS yg dikeluarkan dewan juri/panitia GPMB setidaknya ada upaya komunikasi (meski satu arah) antara Panitia dg Peserta, bahwa : kekurangan / kelebihan / kesalahan / credit point peserta dan ‘cara pandang’ serta ‘flavour’ dr Juri bisa ‘tercium’ oleh peserta u/ peningkatan prestasi di event yad. Untuk merubah menjadi komunikasi yg 2 arah, bisa saja Panitia GPMB mengirim Tim Roadshow ke markas setiap peserta/finalis GPMB untuk memberikan POS & evaluasi bersama. Mudah2an dg model komunikasi sederhana semacam ini – akan semakin jelas WARNA dan ARAH dari GPMB ini, tidak lagi Abu-abu. Bisa Terasa dan Teraba, tidak lagi penuh syakwasangka. Yang kalah menjadi faham dg ke-kalahannya dan yang menang mafhum dengan keunggulannya. Saya pikir selembar POS lebih berharga sebagai ‘tanda prestasi’ ketimbang sebuah ‘Jam Dinding’. Wassalam, lapanpuluhan


Nama akank YIM qkank
MSN ICQ

2 Januari 2003 [x]
Usai sudah GPMB 2002, yg tersisa hanya sampah dan sumpah serapah ‘memuji’ juri dengan caci-maki.Bagaimana kalau di-usulkan kepada Panitia GPMB 2002 (yg mudah2an belum bubar) untuk ‘menerbitkan’ semacam POS (point of show) yg mengulas tentang catatan prestasi & evaluasi peserta & pemenang final GPMB 2002.Karena GPMB harus konsisten dan tetap bertanggungjawab dg misinya yaitu : pembinaan MB di Indonesia!,Tidak lantas GPMB usai-kemudian membawa penfasiran macam2 ttg penampilan peserta/pemenang GPMB baik dari peminat MB maupun peserta GPMB sendiri.Kalau cukup berani & bijaksana Panitia dapat menerbitkan POS itu kepada publik MB atau kalau masih takut gunjingan & intrik ini-itu setidaknya Panitia bisa memberikan POS hanya kepada peserta/finalis GPMB. Alih-alih semacam ‘raport’ tahunan / certificate bagi MB finalis GPMB. Dengan POS yg dikeluarkan dewan juri/panitia GPMB setidaknya ada upaya komunikasi (meski satu arah) antara Panitia dg Peserta, bahwa : kekurangan / kelebihan / kesalahan / credit point peserta dan ‘cara pandang’ serta ‘flavour’ dr Juri bisa ‘tercium’ oleh peserta u/ peningkatan prestasi di event yad. Untuk merubah menjadi komunikasi yg 2 arah, bisa saja Panitia GPMB mengirim Tim Roadshow ke markas setiap peserta/finalis GPMB untuk memberikan POS & evaluasi bersama. Mudah2an dg model komunikasi sederhana semacam ini – akan semakin jelas WARNA dan ARAH dari GPMB ini, tidak lagi Abu-abu. Bisa Terasa dan Teraba, tidak lagi penuh syakwasangka. Yang kalah menjadi faham dg ke-kalahannya dan yang menang mafhum dengan keunggulannya. Saya pikir selembar POS lebih berharga sebagai ‘tanda prestasi’ ketimbang sebuah ‘Jam Dinding’. Wassalam, lapanpuluhan


Nama Alumnus Universitas Indon YIM
MSN ICQ

1 Januari 2003 [x]
Ada Penonton yg menganggap bhw UI dan Udayana tak pantas jadi juara dg alasan UI menjiplak Blast & Stompout Loud, dan Udayana memakai tragedi nasional sebagai temanya, disebut sebagai tidak kreatif dan plagiat/ sengaja mencari simpati juri/ penonton. Saya ingin memberi sedikit feedback dan pembelaan, sbb: 1. MB Udayana dituding sengaja mencari simpati Juri dan Audience dengan membawa tema Bali Blast. Lalu kenapa unit lain tak terpikir juga utk memakai tragedi/ peristiwa nasional lain sebagai tema, misalnya kerusuhan Maluku, Poso, Banjir Jakarta, dsb… dsb, kalo perlu memakai peristiwa WTC 2001 atau afganistan juga bisa….. 2. Sebagian (cukup besar) dari peserta2 GPMB 2002 menggunakan lagu2 dan/atau paket2 display yang DIAMBIL BULAT- BULAT DARI DRUM CORPS INTERNATIONAL (DCI). in fact, Band posisi RUNNER UP DIVISI UMUM juga mengambil lagu dari DCI. dengan demikian bisa dibandingkan, siapa yang benar2 kreatif dan siapa yg benar2 plagiator. Kalau menurut si pengkritik, tentulah sebagian besar dari peserta GPMB tidak layak untuk dinilai sebagai (calon) juara, wong banyak sekali koq yg menjiplak, bulat2 malah… 3. Khusus untuk MBUI, (dan mungkin beberapa band lain) sebagian besar dari materi yang ditampilkan di GPMB adalah karya swadaya dari sumberdaya UI (baik mhsw maupun alumni) sendiri, yang menunjukkan KREATIVITAS yg genuine DARI, OLEH, dan UNTUK UI. Saya kira masih banyak unit lain yg (karena berbagai alasan/ sebab) mengambil materi dari unsur di luar dirinya (entah membeli lagu, menyewa pelatih, etc.. etc) Sedikit kritik yang membangun juga, terutama untuk orang- orang yang sangat ingin “menyumbangkan” kritik dan sarannya bagi kemajuan bersama: hendaknya sebelumnya membekali diri dahulu dengan pengetahuan mengenai keadaan yang nyata/ fakta yang terjadi di lapangan, bukan hanya berbekal opini dan emosi belaka TERIMA KASIH NB: Saya baru mengetahui bahwa di dalam video Blast! ada lagu Butet dan Sing- Sing So, serta di video Stomp Out Loud ada lagu Lir- Ilir…. mungkin sudah terkena sensor, sehingga terlewatkan oleh saya Wassalam


Nama manusya netral, saya mah. YIM dummen_maschinen
MSN ICQ

1 Januari 2003 [x]
hummm….banyak yang protes soal juri yah… gini2..mnurut pendapat gwe, jurinya mah dah berusaha semaksimal mungkin untuk objektif.tapiy…gimanapun..SELERA menentukan juga dunks. misalnya, unit A dan B, dengan tk ksulitan sama, permainan sama2 bagus, kalo seleranya lebih suka yang A..yah A lah yang menang. ini SENI man!! kalo mo kongkrit banged mah, blajar math ama fisika ajah sanah. trus..bwat yang ngritik udayana. humm…mnurut gwe mreka ngga ada salah2nya. orang bijak bilang ‘di balik suatu peristiwa, pasti ada hikmah yang bisa diambil’ nahh….kbtulan hikmahnya buat udayana, mreka bisa nampilin repertoar dari bom2an ituwww,kreatif malah. lagiyan orang luar bali juga ngga dilarang pake ide kayak gitu kan salah situw ajah yang ngga kreatiph.. huhuhu.. sekiyan komentar saya.. ps : bwat pmenang..SLAMAT..SLAMAT.. bwat yang belum menang..tenang ajah…smuwanya itu pemenang! lo bisa maju di gpmb, itu dah bagus banged! jangan patah smangat yah.. bwat smuwanya..sampay jumpa di gpmb 2003…


Nama anak MBUI YIM
MSN ICQ 136566097

1 Januari 2003 [x]
huumm…banyak pro kontra ya hasil GPMB… MBUI sudah berusaha tampil memberikan yang terbaik dan ternyata hasilnya tidak mengecewakan bagi MBUI sendiri, mungkin banyak yang kecewa karena hasil penilaian juri dianggap tidak adil, dll…bahkan ada malah selentingan suara2 yang bilang kalo MBUI juara KKN ( , padahal kami sudah mempersiapkan diri utk mengikuti GPMB selama kurang lebih 1 tahun. Yang jelas kami berusaha tampil beda dan ternyata (mungkin) hal itu memuaskan juri.


Nama The Wise Man YIM
MSN ICQ

1 Januari 2003 [x]
Inilah wajah Indonesia yang taunya protes dan kritik mlulu,..saya nonton semua penampilan unit dari semifinal dan final , memang kok unit-unit yg mainnya tidak stabil dan turun smangat malah kelihatan dipaksakan dan tidak siap ato kurang waktunya ke gpmb…makanya liat dulu band anda sendiri liat band lain yg main bagus juga dan jangan salahkan satu sisi saja,..kalo persiapan kurang dan terburu-buru ya gitu hasilnya…


Nama bapaknya peserta gpmb YIM peutiga
MSN ICQ

1 Januari 2003 [x]
GPMB kurang banget promosinya!!! Ayo donk lebih gencar lagi promosinya. Pasang iklan keq di majalah taw di tv. Walaupun begitu tetap dengan semangat yang tinggi ya… peserta GPMB.


Nama siUUL YIM uunk_aja
MSN ICQ 116743932

31 Disember 2002 [x]
Yihaa… Alo semua! GPMB suck! GPJB apalagee! Panitia, Dewan Juri payah semua! Udahlah bayarnya mahal, tanda bukti prestasinya cuma’ jam dinding yang harganya paling mahal 15rb, sampah dimana2…uh payah banget …. belom lage soal ketidakpuasaan peserta atas tidak OBJEKTIFnya penilaian oleh dewan juri! Sebenarnya mau dibawa kemana Perkembangan MarchingBand Indonesia kalo begini terus menerus…. hingga timbul anggapan, ogahan ah ikutan GPMB lagee! yah itu aja mendingan kita rame2 boikot GPMB — jangan ada satupun Unit Band yang ikutan GPMB heheheh kita liat aja nanti! Buat Panitia — sian deh loe di cacimaki orang di Istora senayan! hehahuhauha


Nama bobay YIM
MSN ICQ

31 Disember 2002 [x]
Klo ngeliat GPMB kemarin, keliatan sech mana yang displaynya rapih, yang mainnya bagus, de el el…tapi ada bbrp yang ada juga yang (menurut gw) mengecewakan…(not as i expected them to be)..yg pertama mungkin UI, mereka terang2an ngambil (sebagian) lagu & display dari video “Blast” & “Stomp Out Loud”…trus diubah2 dikit…klo buat pemanasan sih gpp,tp klo buat lagu dan display,terus terang gw ga respect sama sekali…ga kreatif banget, dan menurut gw mreka ga pantes jd juara… trus anak2 UDAYANA yg bener2 ngambil moment “The Bali Bombing” buat narik simpati juri..masa ngambil keuntungan dari sana sih…ga adil kan buat band lain yg non-bali…(padahal yang menderita itu negara kita lho,bukan bali doang!!!)…cuma segitu kali ya,kritikan lain mungkin temen2 yg lain bisa ngasih… (sori buat temen2 UI, tolong jangan lihat tulisan ini sbg (…), tp sbg kritikan yang
bisa membangun..)


Nama fajar YIM
MSN ICQ

31 Disember 2002 [x]
biasa ngga sih… tiap gpmb musti ada pro kontra ttg hasil penilaian…. dalam setiap pertandingan.. subjektifitas dalam penilaian memang tidak bisa dihindari… karena memang semuanya tergantung pada selera juri kan.. nah tinggal para unit peserta deh yang mencari strategi untuk memuaskan selera juri… bener ngga ya kalo gua pribadi seh ngga ragu sama kemampuan dewan juri.. karena sepertinya tahun ini para juri memang benar2 dari insan marching band … jadi pastilah kredibilitasnya tidak diragukan….. :P… lebih heran lagi sama GPMB adalah bahwa meskipun selalu hadir kekecewaan dalam setiap perhelatannya.. tetep aja para peserta ngga kapok untuk terus berpartisipasi.. hehehe (kidding….)


Nama didu YIM
MSN ICQ

30 Disember 2002 [x]
payah juri GE (general Effec) kayaknya enggak mengerti itu marching band payahhhhhhhhh…..


Nama akank YIM qkank
MSN ICQ

30 Disember 2002 [x]
GPMB, sejak 1984 – 85 (senayan) ’86( GOR Semarang /sekarang sudah jadi hotel) waktu saya ikut MB di SMA dulu (masih merebutkan piala ibu negara) s/d sekarang hanya qualitas & antusias peserta-nya saja yg bertambah baik; untuk penyelenggaraan, promosi, sponsorship & (selalu saja) polemik juri, gitu-gitu aja (jalan di-tempat). GPMB layak-nya hanya sebuah acara yg dibuat insan MB untuk insan MB ! (mirip class meeting). Seadanya & yg penting Ada. Sudah waktunya GPMB diadakan dg format&media yg baru.PDBI (atau apa namanya sekarang?) harus libatkan pemerintah(dikbud-pariwisata-koni), cari sponsor, jajaki station TV u/ jadi program tayang rutin akhir tahun. Bagaimanapun juga GPMB harus di-promosikan ! Karena banyak pelajar&generasi muda insan MB yg rela mengeluarkan banyak tenaga,waktu & dana (mandiri) untuk bisa ‘tampil’. Mengharukan sekali, GPMB 2002 satu spanduk-banner-balihopun tidak terlihat di pintu 1 senayan. Maju terus MB Indonesia. Tetap Semangat. -dari mantan peserta GPMB 80’an yg selalu nostalgia bersama anak-istri di Senayan setiap akhir tahun-


Nama oki YIM
MSN ICQ

30 Disember 2002 [x]
Kenapa tidak ada pemilihan marching band favorite pada saat GPMB kemarin ? Karena pemilihan ini bisa melibatkan penonton yang ada dan kita bisa melihat selera penonton tuch seperti apa ?


Nama Oki YIM
MSN ICQ

30 Disember 2002 [x]
Semua juri GPMB sudah memuaskan, kecuali untuk juri General Effect yang masih subyektif penilaiannya. Apakah penilaian General Effect tidak memperhitungkan apa yang terjadi pada saat peserta berlomba dimana dapat dilihat dari applaus penonton.


Nama Redaksi YIM
MSN ICQ

30 Disember 2002 [x]
Atas permintaan banyak pengunjung maka Trendmarching membuka feature baru Komentar Penonton pada GPMB-GPJB 2002. Selamat mengisi

Short URL: http://trendmarching.or.id/read/?p=250

Posted by on Jan 13 2003. Filed under Dalam Negeri, Events, GPMB GPJB. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed

Recently Commented

  • Yelanda: Maaf apa ada yang tahu dimana bisa mendapatkan buku pengetahuan dasar marching band? Karena saya membutuhkan...
  • devi: slmt mlm.. sy salah satu peserta drumband bahana harapan kalo ga salah th 2004 sy kelas 2 SMP dulu ikut langgam...
  • Maman: Apakah buku ini masih terbit
  • Percussionimasta: Yang dimaksud Indonesia yang mana? Karena Indonesia sudah punya Induk Organisasi permarching...
  • armh: mantap tutorialnya salam kenal ARMH