Save
Lupa password?
Mau jadi member? Daftar
Library
Brass
Percussion
Color Guard
Drill & Display
Komunitas
Home
Redaksi
Profile
Free Email
English
Blog
Buku Tamu
Photo Gallery
Chat Room
Forum Diskusi
Profile Pelatih
Profile Band Unit
Kaleidoskop
Alamat Unit/Bands
Rekapitulasi Nilai
Downloads
Arsip Berita
Arsip Mailing List
Arsip Kolom Komentar
Bands of The Year
Info Iklan
Ranking Nasional
Reviews Alat
YouTube
Yang Online
Ada 3239 Tamu Online Dan 7 Member Online
Statistik
Anggota: 5202
Berita: 1294
WebLinks: 41
Pengunjung: 2204701
Ranking Table
Bahanna Distributor
SAITO CONCERT VIBRAPHONE
Wijaya Musik

Webstore

Ikut Milist TM

 
Powered by groups.yahoo.com
Dalam Negeri
DMC / IOMBC
D M O F
B M C
GPMB GPJB
K T D B
ISUZU DRUM CUP
BOMC
Open Tournament
FOMB
SMBC
IDCC
KIDS
Ciremai Festival
PDBI
T O M B
LANGGAM
JOMIKS
KOMBAT
F E D I
TOP DRUM BAND
J M C
Soedirman Open
PUMBA
HB CUP
Pencarian
Luar Negeri
D C I
W A M S B
W G I
N T C A
B O A
BFYMBO
 
Home
Wawancara dengan Jonathan Fox PDF Print E-mail
Ditulis Oleh: Tim Liputan (Harun Al Rasyid,Ria Mantiri,Reza Ferdinansyah)   
Senin, 19 Pebruari 2007

Wawancara santai TM dengan Jon Fox (Cadet instructor from 1997-1999)

Trendmarching (TM) : Apa pendapat anda tentang competisi selama 2 hari.
Jon Fox (JF) : Saya melihat semanggat yang sangat tinggi dari seluruh unit yang bertanding selama 2 hari dan saya sangat kagum yang luar biasa karena semangat yang sangat luar biasa tidak hanya dari unit peserta tetapi para crew/helper juga sangat bersemangat dalam hal memebantu unitnya agar dapat tampil sangat bagus.

TM : Apakah di USA ada drumband anak TK
JF : saya baru pertama kali melihat ada drumband dari anak TK, dinegara saya tidak ada dan menurut saya ini baru pertama kali di dunia. Walaupun saya sudah banyak kejuaran yang saya lihat belum ada kejuaran yang pesertanya anak TK dan walaupun tadi saya tidak menjadi juri tetapi saya sangat kagum sampai saya menggambil beberapa gambar dari peserta TK, saya sangat kagum kalau dari kecil sudah bias main drumband bagaimana nantinya jika sudah besar. Saya tidak bias bayangkan jika di Negara saya baru bisa main drumband pada umur 18 th sedangkan disini dari TK sudah diajarkan untuk bisa main drumband.

TM : Apakah anda akan membuat drumband TK
JF : Suatu saat saya akan bikin dan foto-foto drumband tk akan saya kirim ke Vic Firth dan Zildjian supaya mereka melihat bahwa ada drum band TK, kalau diindonesia bisa kenapa mereka tidak bisa dan ini sungguh-sungguh masa depan marching band Indonesia.

TM : bagaimana menurut anda tentang drum battle?
JF : Saya sangat kagum karena ini juga baru pertama kali saya lihat langsung dalam suatu kompetisi atau pertandingan biasanya saya hanya melihat dalam film drumline dan ini sungguh sangat luar biasa.

TM : menurut anda bagaimana marching band indonesia ?
JF : Disini sangat penuh kekeluargaan contohnya dari setipa unit walaupun mereka beda tetapi di luar saling tegur, ngobrol, dan saling foto bersama beda dengan DCI yang disana benar-benar penuh konsentrasi dan serius dengan kompetisi dan saya juga melihat para juri saling bercanda dengan penuh kekeluargaan padahal mereka itu beda dari beda unit, sungguh sangat beda dengan dinegara saya.

TM : apakah anda akan dating di kejuaraan yang diadakan di Indonesia?
JF : kalau saya diundang saya akan datang penuh dengan semangat

TM : Bagaimana menurut anda tentang kejuaran di indonesia dibanding denga di thailand dan malaysia?
JF : saya baru lihat yang diindonesia saja untuk di negara asia tenggara saya belum tahu, dan saya akan coba datang ke kejuaraan yang akan diadakan di malaysia pada akhir tahun ini dan juga saya sangat senang jika trendmarching mempunyai info kejuaraan yang ada di asia tenggara selain indonesia bisa memberitahu saya melalui email.

TM : oke jon terima kasih atas waktu wawancaranya sampai jumpa di kompetisi selanjutnya.
JF : oke sampai jumpa di kejuaraan berikutnya.


Report by :
1. Harun Al Rasyid
2. Ria Mantiri
3. Reza Ferdinansyah.

Terima kasih buat bantuan Nimon menterjemahkan ke bahasa.




Profile Jonathan Fox

Jonathan Fox currently serves as Principal Percussionist and Principal Timpanist with the Singapore Symphony Orchestra, where he has played since 2000. Previously, he appeared with the New York Philharmonic, Mostly Mozart Orchestra, Seattle Symphony, Orchestra Ensemble Kanazawa (Japan), New Jersey Symphony Orchestra, New York Chamber Symphony, the Little Orchestra Society of Lincoln Center, and Miss Saigon on Broadway. He has performed under the baton of numerous celebrated conductors, including Herbert Blomstedt, Myung-Whun Chung, Bernard Haitink, Raymond Leppard, Lorin Maazel, Kurt Masur, Seiji Ozawa, Gerard Schwarz, and Leonard Slatkin. His recordings of both traditional and contemporary solo and orchestral literature can be heard on the Albany, BIS, Delos, RCA Victor, and Varèse Sarabande labels.

Fox’s debut solo CD release containing the world premiere recording of Zhou Long’s percussion concerto Da Qu was recently released on the BIS label (CD-1322). International Record Review (UK) stated that “Jonathan Fox displays breathtaking virtuosity as he scoots around the vast array of percussion instruments grouped together in Zhou’s imaginative percussion concerto.” Composer Zhou Long lauded Fox’s “artistry in giving the concerto its finest interpretation.” Fellow composer Chen Yi cited Fox’s rendition of the concerto as “energetic, precise, fresh, and powerful.” Art Lange of Fanfare, in his review of the disc, summarizes the work as “exotic and vibrant” and refers to the “audience-wowing potential” of the concerto.

Jonathan Fox has also appeared as a solo percussionist numerous other times, including appearances as featured performer at Milton Babbitt’s 80 th birthday celebration, in the presence of the renowned composer (Carlisle, Pennsylvania), with Ensemble Bartók (Chile) at Carnegie Hall, the Metropolitan Wind Symphony (Boston, Massachusetts), and the Singapore Symphony Orchestra, with whom he presented the Asian premiere of Thea Musgrave’s marimba concerto Journey Through a Japanese Landscape. According to The Inkpot ( Singapore), Fox performed the Musgrave work “with focused confidence and a quiet, unassuming intensity.” The Seattle Times mentioned that, as solo timpanist of the Seattle Symphony, “Jonathan Fox got a well-deserved nod for his excellence”, and the Seattle Post-Intelligencer called his playing “superb.”

In addition to his responsibilities as a faculty member at the Yong Siew Toh Conservatory of Music in Singapore, Jonathan Fox is an active concert and marching recitalist and clinician across North America and Asia. In addition to coordinating high profile percussion programmes in American high schools, he has also been a part-time instructor for the Cadets Drum and Bugle Corps ( Allentown, Pennsylvania). Jonathan Fox is an education team member and product endorser for stick and mallet manufacturer, Vic Firth, Inc., and is a performing artist for cymbal manufacturer Zildjian.

Fox received his Master of Music degree from The Juilliard School in 1994, where he studied with Roland Kohloff, Principal Timpanist of the New York Philharmonic. In 1992, Fox graduated from Boston University, summa cum laude, where he worked privately with Boston Symphony Orchestra percussionist Thomas Gauger. Previously, Fox studied for six years with celebrated Boston composer, arranger, and teacher Neil Larrivee.

Sumber :
(http://music.nus.edu.sg/faculty/bio/jonathanfox.htm)

Komentar

Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar.
Silahkan login atau daftar.

Powered by AkoComment 2.0!

< Sebelum   Berikut >
Berita/Artikel Terbaru
Popular
Komentar Artikel/Berita

mas....cara tiup trompet agar bisa lebih tinggi itu gmana...
Oleh: terompet
[2010-03-10 15:05:22]


hanya usulan......untuk penghargan kok hanya dapat tropy...
Oleh: terompet
[2010-03-10 15:01:48]


wah boleh tuh d coba.... 
;)
Oleh: joethedaily
[2010-03-09 22:02:05]

 
Trendmarching : Portal Informasi dan Edukasi Marching Band Indonesia
© 2007 Trendmarching.or.id All rights reserved
design | sikumbang

eXTReMe Tracker